loading…
Bank Indonesia catat ada aliran keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia sepanjang tahun 2025. FOTO/dok.SindoNews
JAKARTA – Bank Indonesia (BI) mencatat aliran keluar modal asing dari pasar keuangan Indonesia mencapai Rp125,1 triliun sepanjang 2025. Angka ini membalikan tren masuknya modal asing yang nilainya Rp212,32 triliun di tahun sebelumnya.
Direktur Eksekutif Departemen Komunikasi BI, Ramdan Denny Prakoso, menjelaskan bahwa investor non-residen melakukan penjualan bersih Rp17 triliun di pasar saham dan Rp110,11 triliun di Surat Berharga Bank Indonesia (SRBI). Namun, mereka melakukan pembelian bersih sebesar Rp2,01 triliun di pasar Surat Berharga Negara (SBN).
“Sepanjang 2025, berdasar data setelmen sampai 31 Desember 2025, nonresiden tercatat jual neto Rp17 triliun di pasar saham dan Rp110,11 triliun di SRBI, serta beli neto Rp2,01 triliun di pasar SBN,” jelas Denny dalam keterangannya, dikutip Minggu (4/1/2026).
Baca Juga: Bank Indonesia Resmi Hentikan Publikasi JIBOR Mulai 1 Januari 2026
Keluarnya modal asing secara besar-besaran ini terutama lewat instrumen SRBI, yang menggambarkan perubahan strategi investasi portofolio asing di tengah ketidakpastian global dan penguatan dolar AS. Sepanjang tahun, tekanan jual terus terjadi di beberapa waktu, termasuk Rp4,58 triliun pada pekan pertama November dan Rp3,79 triliun pada pekan kedua November 2025.