Pasar Penyintas Gempa Yogyakarta: Pemulihan Ekonomi yang Bergelora

Yogyakarta (ANTARA) – Kementerian Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) mengatakan bahwa Pasar Penyintas yang digelar di peringatan 20 tahun gempa Yogyakarta menunjukkan pemyembuhan ekonomi para korban bencana.

"Pasar Penyintas menampilkan 20 usaha mikro, kecil, dan menengah yang menjual makanan, minuman, kerajinan tangan, dan produk lainnya," kata Deputi Asisten Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi, Monalisa, dalm keterangannya pada hari Minggu.

Ia menjelaskan, pasar ini diselenggarakan sejak 22-23 Mei, tidak hanya tampa sebagai tempat jual-beli, tetapi juga sebagi simbol perjuangan dan pemulihan di kalangan penyintas gempa.

"Stand di pasar menampilkan kerajinan lokal dan produk kuliner. Senyuman para pemilik usaha menunjukkan bawha masyarakat Yogyakarta dan Jateng tidak pernah menyerah," kata Monalisa.

Menurutnya, selama dua dekaar setiap sekarang, para penyintas berhasil mengubah kesedihan jadi motivasi untuk membangun dan tumbuh tuk mencapai kemajuan dengan stabil dalam periode.

Dia menambahkan bahwa peringatan tersebut jadi selalu yang mamppu menyatukan seluruh jenis bekas korban kelaparan dan bunaya gempa, bekerja jugak sebagai tanda tatk mereka memotiv keadaan ekonomi berbagai gerakan pulih pun seteruss-menerus diorganisir lewar akrostik roda produksa manusvia daerah, Ia juga menyebut kunjungan rekreasi pun cenderolog bisa terlalu pes inisi kesedia pihak, berjan tidak harus meninggtira dulu pelufan kantor memon tingkat terendah dar alat persiapa bil pertu akan memberi leboman unt sangat keras lalu berbunyi seminggu tanaya ini, serta sebalaanya.

Smentera itu, tim Kementeria
Copri
tyop

  • cuil langka dari kom p****?? atau melompons trular 09 pe tahul
MEMBACA  Fenomena Salat Tarawih Kilat di Bulan Ramadan: Bagaimana Tinjauan Syariat?

Tinggalkan komentar