Meskipun Klasik, Kualitas Tetap Prima

Minggu, 10 Mei 2026 – 18:10 WIB

Jakarta, VIVA – Merek alas kaki asal Jerman, Birkenstock, meluncurkan ‘Spring Pack’ dengan menampilkan dua sandal open-toe klasik. Produk ini menggunakan footbed legendaris, yaitu model Florida dan Gizeh, dua model jepit yang paling dikenal. Koleksi ini hadir kembali dengan warna-warna segar serta sentuhan detail floral yang lembut.

Melalui dua sandal ini, Birkenstock ingin menegaskan kembali relevansi koleksi sebelumnya dengan menghadirkan model klasik dalam gaya baru. Gaya ini mencerminkan semangat masa kini. Koleksi ini juga menyoroti pentingnya sandal dengan strap tipis dan desain toe-post dalam kategori produknya.

Florida, yang pertama kali dirilis pada 1980, terkenal karena memadukan keahlian pembuatnya dengan fungsionalitas. Sandal ini memiliki tiga strap yang bisa disesuaikan.

Awalnya hadir dalam warna coklat nih muda, model ini menjadi salah satu siluet ikonis Birkenstock. Kini, tersedia dalam berbagai variasi warna, material, hingga versi platform di koleksi Papillio dan desain eksklusif lini premium 1774.

Model Florida hadir dengan warna baru yang segar, seperti Pure Sage dan Soft Pink. Bahannya menggunakan nubuck leather bertekstur lembut, serta dilengkapi buckle elegan berwarna perak dan emas.

Sementara Gizeh, sandal dengan siluet minimalis dan footbed cork-latex, merupakan salah satu sandal thong pertama yang dirancang Karl Birkenstock dan diluncurkan pada 1983.

Saat ini, Gizeh sudah banyak dipakai oleh berbagai kalangan di seluruh dunia. Mulai dari pecinta fesyen hingga mereka yang suka gaya hidup santai dan dekat dengan alam. Model ini menampilkan desain terbaru yang playful lewat motif floral bertekstur, dipasang dengan rivet pada bagian atas, menciptakan efek 3D yang mencolok.

Sandal ini terbuat dari natural leather dan tersedia dalam warna White dan Light Rose. Berakar dari fokus pada fungsi, material alami, dan desain abadi yang melampaui tren, Birkenstock berkomitmen untuk setia pada nilai inti mereknya: kualitas, tradisi, dan fungsionalitas.

MEMBACA  Mengapa Saham Walmart Tetap Menjadi "Tempat Aman" di Era Ekonomi Trump

Tinggalkan komentar