Menteri Dorong SPPG Utamakan Gizi dalam Program Makanan Gratis

Purwokerto, Jawa Tengah (ANTARA) – Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, menyerukan agar Unit Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) lebih mengutamakan misi gizi dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG) daripada hanya fokus pada keuntungan semata.

“Program makanan bergizi ini bukan cuma urusan bisnis, kita sedang menjalankan misi untuk memajukan peradaban Indonesia,” ujarnya usai menghadiri dialog dengan kepala-kepala SPPG dan mitra MBG di Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, pada Sabtu.

Dia menjelaskan bahwa program makanan gratis ini merupakan bagian dari upaya strategis pemerintah untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini.

Menurut Hasan, gizi yang baik berdampak langsung pada perkembangan fisik dan kognitif anak-anak.

Dia menambahkan, generasi muda yang sehat dan mampu adalah kunci bagi Indonesia agar bisa bersaing di tingkat global ditengah persaingan yang semakin ketat.

Ia juga menekankan bahwa SPPG, sebagai lembaga yang bertugas menyiapkan dan membagikan makanan dalam program MBG, harus dipandang sebagai instrumen penting dalam pembangunan nasional.

Walau mengakui bahwa untung tetap menjadi faktor dalam operasional, Hasan menekankan bahwa itu bukanlah tujuan utama.

Kelangsungan program ini, katanya, bergantung pada komitmen pengelolanya dalam menjaga kualitas layanan serta memastikan makanan terdistribusi dengan efektif dan tepat sasaran.

Dalam kesempatan itu, Hasan juga menyoroti pentingnya integritas dan profesionalisme dalam mengelola SPPG.

Dia mendorong semua pemangku kepentingan untuk menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, mengingat program ini memainkan peran krusial dalam membentuk masa depan generasi penerus bangsa.

Menargetkan 82,9 juta penerima manfaat di seluruh Indonesia, program MBG diluncurkan pada awal tahun 2025 untuk memperbaiki status gizi anak di bawah lima tahun, ibu hamil, ibu menyusui, dan pelajar hingga tingkat SMA.

MEMBACA  2 tewas dalam serangan Rusia di wilayah Kyiv, termasuk anak laki-laki berusia 4 tahun

Pemerintah juga berupaya memperluas program ini tahun ini untuk mencakup lansia dan penyandang disabilitas.

Berdasarkan data Badan Gizi Nasional (BGN), per 18 April 2026, jumlah SPPG yang beroperasi di seluruh Tanah Air telah mencapai 26.489 unit.

Berita terkait: Prabowo perintahkan peningkatan kualitas program gizi gratis

Berita terkait: Program makanan gratis bertujuan ubah pola pikir masyarakat tentang gizi: BGN

Penerjemah: Sumarwoto, Raka Adji
Editor: Primayanti
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar