Menteri Dorong Digitalisasi Desa untuk Promosikan Produk Lokal

Jakarta (ANTARA) – Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto mendorong desa-desa untuk memaksimalkan digitalisasi guna mempromosikan produk lokal agar bisa menjangkau pasar nasional dan internasional.

“Saya sering bilang bahwa digitalisasi itu penting. Contohnya lewat media sosial. Dengan begitu, orang luar daerah tahu, bahkan mancanegara, kalau produk atau karya kita menarik,” ujar menteri tersebut.

Pernyataan itu disampaikannya saat menerima audiensi Bupati Tanggamus, Lampung, Moh. Saleh Asnawi, di kediamannya, pada Rabu.

Menurut menteri, konten digital yang kreatif akan secara otomatis menaikkan kepercayaan dan pengenalan merek, bahkan bagi usaha kecil.

Menteri juga menekankan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah sangat krusial untuk mempercepat proyek strategis, memenuhi kebutuhan infrastruktur, dan memaksimalkan target ekonomi daerah.

Melalui audiensi dan koordinasi langsung, bupati dapat mendorong agar kebutuhan daerahnya mendapat prioritas dari kementerian terkait, khususnya dalam pendanaan dan dukungan teknis.

“Saya juga beberapa kali mendengar pidato beliau di media sosial, termasuk TikTok. Visi misinya sangat bagus, dan saya rasa kita harus mendukung bupati seperti beliau. Pemasaran itu paramount dalam membangun infrastruktur,” kata menteri.

Khususnya, Susanto juga meminta Bupati Tanggamus untuk mulai menyiapkan dan mengidentifikasi data akurat terkait potensi di setiap desa, termasuk pertanian, kehutanan, dan perikanan.

Hal ini, ujarnya, akan membantu pemerintah pusat, termasuk dalam memfasilitasi penyusunan kebijakan dan regulasi pembangunan yang tepat sasaran dan berkelanjutan.

“Mungkin mereka punya data terkait desa tematik, desa wisata, dan desa hortikultura. Di kementerian, kami juga punya program desa ekspor melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes),”

“Mungkin, dari data itu, kita bisa menentukan desa mana yang bisa kita prioritaskan untuk dibantu,” tambahnya.

MEMBACA  Jadwal Salat dan Imsakiyah Kota Palembang14 Ramadan 1447 Hijriah

Berita terkait: Digitalisasi bantuan sosial untuk tingkatkan akurasi: menteri

Berita terkait: Indonesia targetkan nol kemiskinan di Nusantara lewat digitalisasi UMKM

Berita terkait: Wapres RI Gibran teliti pendidikan IoT di SMP Bandung

Penerjemah: Tri Meilani Ameliya, Katriana
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar