Menhub Incar Bandara Baru di Bali Utara Lewat Ekspansi Lapangan Terbang Letkol Wisnu

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mendukung rencana perluasan Lapangan Udara Letkol Wisnu di Kabupaten Buleleng. Bandara ini akan dikembangkan menjadi pusat transportasi udara di Bali Utara untuk mengurangi tekanan pada Bandara Internasional Ngurah Rai.

“Ini adalah pengembangan bandara yang sudah ada. Kami berharap rencana ini berjalan agar Bali Utara bisa tumbuh dan setara dengan Bali Selatan,” kata Purwagandhi saat bertemu Gubernur Bali Wayan Koster di Denpasar pada Sabtu.

Purwagandhi mengatakan bahwa rencana ini menunjukkan komitmen pemerintah pusat untuk mengatasi masalah transportasi di Bali. Ia menyebut keterbatasan kapasitas Ngurah Rai dan kurangnya konektivitas transportasi laut menjadi kendala di tengah meningkatnya wisatawan.

Menteri Perhubungan juga mengkonfirmasi bahwa pemerintah secara resmi menghentikan rencana pembangunan Bandara Internasional Bali Utara di Kubutambahan, Buleleng. Proyek miliaran dolar yang telah tertunda lama itu sudah tidak akan dilanjutkan. Hal ini mengakhiri perdebatan publik dan politik selama bertahun-tahun.

“Saya pastikan bahwa Lapangan Udara Letkol Wisnu di Buleleng akan menjadi fokus utama kami. Apalagi masalah lahan dan lingkungan sudah hampir selesai,” ujar Purwagandhi.

Untuk mempercepat proyek, Kementerian Perhubungan akan mengundang perusahaan swasta untuk berinvestasi dalam pembangunan infrastruktur bandara. Ini dilakukan agar pengembangan lapangan udara berjalan lebih cepat.

Gubernur Koster menyatakan bahwa pemerintah provinsi sudah mulai mempersiapkan langkah-langkah perluasan. Persiapan itu termasuk mendirikan badan usaha milik daerah dan menyusun kerangka kerja pembebasan lahan.

“Rencana kami adalah mengembangkan Lapangan Terbang Letkol Wisnu menjadi bandara khusus. Bandara ini bisa menangani pengalihan penerbangan darurat jika terjadi masalah di Ngurah Rai,” jelas Koster.

Ia menambahkan bahwa bandara yang sudah ditingkatkan ini diharapkan bisa melayani jet pribadi, penerbangan charter, dan logistik kargo udara. Hal ini untuk memperkuat jaringan penerbangan di Bali.

MEMBACA  Kementerian menyoroti pentingnya kerjasama untuk menghilangkan TB

“Kami berharap Bandara Letkol Wisnu dapat membantu menyelesaikan masalah lalu lintas udara di Bali. Saat ini, kami tidak punya rencana untuk membangun bandara komersial lain seperti Ngurah Rai,” ujar Koster.

Ia juga mengatakan Pemerintah Provinsi Bali sangat terbuka untuk investor domestik maupun internasional.

Tinggalkan komentar