Mengapa Kita Bermimpi Jatuh Saat Tidur? Ini Penjelasan Medis yang Sebenarnya

Senin, 5 Januari 2026 – 06:30 WIB

Los Angeles, VIVA – Hampir semua orang pernah mengalaminya paling nggak sekali. Kamu lagi tidur nyenyak, eh tiba-tiba terbangun dengan rasa kayak jatuh dari tempat tinggi. Jantung deg-degan, badan kedutan, dan butuh beberapa saat buat nyadar kalo kamu masih ada di tempat tidur. Meski cuma sebentar, rasanya nyata banget dan sering bikin panik.

Baca Juga :


Tak Disangka, Tidur Tanpa Pakaian Dalam Bisa Bikin Pria Lebih……

Terus, sebenernya apa sih yang terjadi pas kita alami mimpi jatuh waktu tidur? Scroll aja buat tau jawabannya!

Fenomena yang Namanya Sentakan Hipnik

Baca Juga :


Hati-hati, Sering Begadang Bisa Perpendek Umur!

Dalam video di Instagram, Dr Myro Figura, seorang ahli anestesi dari Los Angeles, jelasin kalo sensasi jatuh ini terkait sama fenomena bernama **sentakan hipnik** (hypnic jerk).

“Kamu tau perasaan ini? Lagi santai, mau tidur, trus badanmu kedutan. Ini namanya sentakan hipnik, dan itu gangguan pribadi kamu sendiri,” kata Dr Figura, dikutip dari Times of India, Minggu 4 Januari 2026.

Baca Juga :


Sunnah Nabi Muhammad SAW, Ini Bacaan Sebelum Tidur Agar Terhindar dari Godaan Setan

Sentakan hipnik itu kontraksi otot yang muncul tiba-tiba dan nggak disengaja, biasanya pas kita baru mulai tertidur. Kejadian ini ternyata cukup umum. Studi tahun 2016 di jurnal Sleep Medicine bilang sekitar 60 sampai 70 persen orang pernah mengalaminya.

Kenapa Otak Bikin Kita ‘Kejatuhan’?

Menurut Dr Figura, sentakan hipnik terjadi karena ada kesalahan kecil cara otak menyesuaikan diri waktu tubuh beralih dari sadar ke tidur.

“Waktu kamu tertidur, otot-otot jadi rileks dan ‘dingin’, tapi otak kamu mengira relaksasi itu artinya kamu lagi jatuh. Buat nyelametin diri, badanmu jadi tersentak. Ini sebenernya normal,” jelasnya.

MEMBACA  Ayah dari jutawan kripto Prancis yang diculik berhasil diselamatkan

Fenomena ini umumnya muncul di tahap tidur ringan dan nggak nandain penyakit serius. Tapi, pola tidur yang berantakan—kayak karena kerja shift atau jet lag—bisa ganggu ritme tubuh dan bikin sentakan hipnik lebih sering.

Kapan Harus Hati-hati?

Walaupun termasuk normal, Dr Figura ingetin kalo sentakan hipnik yang terlalu sering bisa jadi pertanda tubuh lagi nggak seimbang.

“Itu bisa artinya kamu lagi stres, kurang tidur, atau kebanyakan minum kafein,” katanya.

Halaman Selanjutnya

Sleep Foundation juga catet kalo sentakan hipnik bisa terjadi di semua usia, tapi lebih sering dialami orang dewasa. Faktor pemicu lain bisa termasuk konsumsi kafein berlebihan dan tingkat stres yang tinggi.