MarketingPulse dan eTailingPulse Sukses Hadirkan Lebih dari 1.700 Profesional Industri

Hong Kong (ANTARA/ACN Newswire) – MarketingPulse dan eTailingPulse, yang diselenggarakan oleh Hong Kong Trade Development Council (HKTDC), telah berhasil berakhir di Hong Kong Convention and Exhibition Centre (HKCEC). Acara tahunan utama untuk e-commerce dan pemasaran merek ini menarik lebih dari 1.700 profesional industri dari 22 negara dan wilayah. Mereka berkumpul di Hong Kong untuk memahami lanskap pemasaran yang terus berkembang dan merancang ulang strategi pertumbuhan bisnis.

Mendorong Evolusi Merek melalui Inovasi

Menyambut para delegasi, Sophia Chong, Direktur Eksekutif HKTDC, menyatakan: "Kemajuan pesat teknologi digital memungkinkan e-commerce membentuk ulang lanskap pasar, mengubah cara bisnis menjangkau konsumen, bertransaksi, dan berkembang. Dari personalisasi berbasis AI hingga social commerce, kecepatan perubahan luar biasa, dan perubahan ini membawa peluang besar. Tema acara tahun ini, ‘Generate New Growth’, mendorong kita untuk meraih peluang tersebut dengan mengeksplorasi ide segar, teknologi baru, dan strategi berani untuk mendorong gelombang pertumbuhan berikutnya."

Para Ahli E-Commerce Membahas Tren AI Terkini

MarketingPulse dan eTailingPulse tahun ini menyajikan 30 sesi tematik, dengan agenda yang mengulas topik-topik seperti "Growth leaders", "E-commerce new horizons", "Cutting edge marketing dynamics", "Social media best practices", seri dialog "Meet the celebrity", serta "PR disasters and opportunities". Acara dilengkapi dengan serangkaian lokakarya digital marketing dan e-commerce. Lebih dari 85 pelopor e-commerce, pemimpin merek, ahli pemasaran, dan pengusaha inovatif dari seluruh dunia diundang untuk menganalisis inovasi e-commerce terkini, tren pemasaran global, dan peluang konsumen.

Dalam diskusi mengenai perkembangan dan outlook e-commerce, sejumlah pakar menekankan pentingnya aplikasi Kecerdasan Artifisial (AI). Terry Li, Vertical General Manager Smart Retail, Tencent, menyatakan, "AI mendefinisikan ulang digital commerce. Mengintegrasikan AI dengan tepat ke dalam arsitektur perusahaan adalah kunci sukses. AI tidak menghancurkan kreativitas, malah dapat menginspirasinya dan memungkinkan pengalaman pelanggan yang dipersonalisasi." Bruce Pan, Cross-border Industry Operations Manager TikTok Shop US, menambahkan bahwa keunggulan kompetitif sesungguhnya terletak pada kombinasi arahan kreatif, pemahaman akan keunggulan produk, dan storytelling yang menyentuh emosi.

MEMBACA  Ribuan pelari memeriahkan Gorontalo Half Marathon 2024

Quick Commerce Merintis Jalur Baru untuk E-Commerce

Konsumen masa kini menginginkan kemudahan dan personalisasi, mendorong merek untuk mempercepat transformasi strategi e-pemasaran mereka. Data presisi dan AI mengubah pengalaman konsumen. Patrick Zhang, Senior BD Manager Amazon Global Selling, menyatakan bahwa fase globalisasi berikutnya akan ditentukan oleh kecepatan dan keakuratan merek dalam memahami kebutuhan konsumen lokal dan menerjemahkan data insight menjadi pertumbuhan berkualitas. Yatong Qiu, Wakil Presiden Taobao & Tmall Group, Alibaba, menyoroti bagaimana merek dan merchant dapat menggunakan strategi merchandising yang lincah, pemasaran digital real-time, dan pendekatan berorientasi kecepatan untuk meningkatkan rantai pasok. Sesi "Decoding the Gateway to ASEAN" mengeksplorasi taktik memasuki pasar ASEAN, dengan pembicara seperti Luca Barni dari Lazada Group berbagi pengalaman praktis.

Wawasan Visioner dari Pemimpin Merek Terkemuka

Seiring pasar beralih ke model berbasis pengalaman, "selera" dan "persepsi" menjadi medan pertempuran utama bagi daya saing merek. Merek tak lagi sekadar menawarkan nilai produk, tetapi juga mengkurasi suatu gaya hidup. Seri "Growth leaders" di MarketingPulse dibuka oleh Pauline Brown, mantan Chairman LVMH North America, yang menyampaikan presentasi mengenai "Aesthetic Intelligence". Ia menggambarkan bagaimana manajemen sensorik dan design thinking dapat meningkatkan nilai merek dan pengalaman pelanggan. "Ketimpangan ekonomi, ancaman lingkungan, dan bangkitnya AI membuat pencarian aesthetic intelligence lebih penting dari sebelumnya," ujarnya.

Haijun Wang, Pendiri dan CEO Atour Lifestyle Holdings, membagikan filosofinya dalam merajut pengalaman gaya hidup ke dalam manajemen merek hotel dan lifestyle. Dengan memperluas "pengalaman akomodasi" ke retail baru, ia menunjukkan bagaimana membangun identitas merek melalui sensibilitas gaya hidup dan resonansi dengan pelanggan. Ia yakin bahwa ketika layanan dan ruang menyentuh emosi, loyalitas pelanggan yang dihasilkan memberikan keunggulan kompetitif jangka panjang.

MEMBACA  Mantan Dirjen Binapenta Kemnaker Diperiksa KPK Terkait Penerimaan Uang dari Agen TKA

Menghadapi generasi muda yang mendominasi konsumsi, hubungan antara merek dan demografi muda sedang didefinisikan ulang. JinHee Lee, COO Olive Young Korea Selatan, membagikan perjalanan sukses merek tersebut dari pemain lokal menjadi kekuatan global. Ia menunjukkan bagaimana raksasa kecantikan Korea ini memanfaatkan operasi omnichannel yang mulus dan strategi pemasaran berbasis data, menggunakan teknologi sebagai kompas untuk membangun daya saing internasional.

Menciptakan pengalaman belanja yang imersif dan tak terlupakan untuk memperkuat pengaruh merek jangka panjang selalu menjadi aturan emas bagi merek internasional besar. Krzysztof Andrzej Kowal, Global Retail Design Director YSL Beauty, L’Oréal Luxe, tampil dalam sesi "The Poetics of Branding". Ia berbagi cara mengubah ruang retail fisik menjadi kanvas storytelling melalui perpaduan "Desain × Cerita × Emosi". Menurutnya, untuk membangun koneksi emosional, "toko fisik harus melampaui peran sebagai etalase, menjadi kuil pengalaman dan pabrik konten yang menciptakan momen autentik dan multi-sensorik."

Konten Sosial Kreatif Memicu Resonansi Merek

Di era yang dipenuhi konten dan dikendalikan algoritma, merek dan kreator harus membangun jembatan emosional melalui keaslian dan kekuatan storytelling. Acara tahun ini mendekati subjek ini melalui lensa film, televisi, media sosial, dan pembuatan konten.

Aktor dan "Threads Admin" Ng Siu-hin bersama Kenie Kwok dari Meta mendekodekan "matriks trafik" platform Threads. Seri "Meet the celebrity" mengundang aktor dan penyanyi Louis Cheung untuk berbagi perjalanan kreatifnya. Ia menekankan pentingnya tetap setia pada tujuan awal dan ekspresi autentik. Sementara itu, kreator konten Mayao membagikan taktik promosi media sosial yang disruptif untuk memasarkan musik dan konten.

Seiring AI merambah semua aspek di bidang pemasaran dan desain, pola pikir kreatif menghadapi pergeseran paradigma. Pemikir kreatif pemenang penghargaan, termasuk Stephen Rogers dari Droga5, mengeksplorasi dinamika ini dalam sesi "Creativity & AI: Human vs Artificial Mind". Para pembicara mengungkapkan bahwa imajinasi manusia dan teknologi cerdas terjalin dalam simbiosis, bukan permainan zero-sum.

MEMBACA  Kekecewaan Kluivert: Ingin Menghantam Wajahnya Sendiri Usai Indonesia Dibantai Arab Saudi

Insight Praktis dan **Business Matching Mendorong Sinergi Antar Sektor

Selain forum utama dan seri InnoTalks, acara ini memperkenalkan fitur baru "e-Commerce Connect" yang mempertemukan hampir 30 ekshibitor lokal dan internasional untuk menampilkan solusi e-commerce one-stop terkini. Serangkaian lokakarya juga diadakan, di mana para ahli industri membagikan strategi integrasi AI, navigasi pasar lintas batas, dan peningkatan pengaruh merek. Panitia menyelenggarakan berbagai acara networking dan mengatur lebih dari 170 sesi business matching satu lawan satu. Penampilan langsung dari penyanyi James Ng turut memeriahkan acara.

Dukungan Industri yang Luas Mendorong Kemajuan Sektor

MarketingPulse dan eTailingPulse tahun ini mendapat dukungan kuat dari berbagai asosiasi industri, seperti HK4As, Hong Kong Internet & Ecommerce Association, dan HKFEC, memberikan market intelligence dan perspektif unik bagi para peserta.

Highlight Forum Tersedia via **Video on Demand Selama Satu Bulan

Akses Video on Demand untuk MarketingPulse dan eTailingPulse tersedia dari 20 Maret hingga 19 April. Para profesional industri didorong untuk memanfaatkan fitur platform guna menyimak kembali berbagai insight yang dibagikan.

Situs Terkait

Tinggalkan komentar