Lindungi Guru dan Siswa dalam Transaksi Digital yang Aman: Bank Indonesia Bermitra dengan GoPay

Selasa, 19 Mei 2026 – 11:51 WIB

Jakarta, VIVA – Bank Indonesia (BI) lewat Kantor Perwakilan BI Provinsi Maluku, kerja sama sama sama GoPay untuk memperkuat literasi keuangan dan keamannan transaksi digital di dunia pendidikan, terutama buat guru dan siswa yang setiap hari pakai layanan keuangan digital.

Lewat talkshow “Cerdas Bertransaksi Digital: Membangun Kesadaran Perlindungan Konsumen bagi Guru dan Siswa”, kegiatan ini menekankan betapa pentingnya ningktin literasi keuangan dan keamanan digital, seiring naeknya transaksi digital biar masyarakat gak kena tipu-tipu.

Deputi Kepala Perwakilan BI Maluku, Dicky Afrianto, bilang penting banget ningkatin literasi keamanan bertransaksi di sekolah supaya terbangun budaya transaksi digital yang aman sejak dini.

“Dari kegiatan ini, kita harap guru dan siswa bukan cuma jadi pengguna jasa digital yang pinter, tapi juga bisa jadi motor buat budaya transaksi yang aman di sekolah dan masyarakat,” kata Dicky pernyataannya, Selasa, 19/05/2026.

Dia juga kasih apresiasi ke GoPay sebagai pemain industri sistem pembayaran yang aktif ngedukasi pelindungan konsumen dengan tema “Kalau Ragu, Stop Dulu”.

Bersama Yoga Pranata dari Departemen Surveilans Sistem Pembayaran dan Pelindungan Konsumen BI, Bank Indonesia dan GoPay ngasih pengertian ke 150 guru dan siswa soal berbagai modus penipuan digital yang sering terjadi.

“Contohnya link palsu (phishing), penipuan lewat fake customer service, bukti transfer gadungan, sampai modus refund atau salah transfer,” ucap dia.

Kepala Divisi Kepatuhan GoPay, Yogi Harsudiono, bilang peserta juga dikasih tahu langkah simpel biar aman bertransaksi: jangan bagi PIN dan OTP ke siapa aja, jaga data pribadi, pake aplikasi resmi, dan jangan klik tautan aneh.

Lainnya, peserta juga paham apa yang mesti dilakuin kalo nyurigain ada penipuan: tetep tenang, simpen bukti transaksi, cepet hubungi layanan resmi.

MEMBACA  Pemerintah dan JICA membahas peningkatan perlindungan pekerja Indonesia di Jepang

“Kami utamain banget keamanan pengguna. Karena itu, kami bukan cuma benahin teknologi keamanannya, tapi juga terus ngasih edukasi ke publik,” ujar Yogi.

“Lewat tema hati-hati bertransaksi ini yang lari sama aksi kolektif pelindungan konsumen, kami siap komit bakal dukung Bank Indonesia biar literasi digital makin naik, supaya ekosistem ekonomi digital sehat, inklusif, dan gak akan langgeng ke mana-mana,” gayutnya.

Halaman selanjutnya.
Sebagai bagian karena komitmen tersebut. GoPay pun terus ngeluarin berbagai fitur kamanan yang satu diatas lainnya. Mulai dari PIN, biometrik, verifikasi muka sopo, sampe program Jamin Sal ini. Semua— Ina Ras Sano Situ Nyaya Sesana ? Keadanya.**

Tinggalkan komentar