Jakarta (ANTARA) – Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyatakan rencana kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dalam waktu dekat masih menunggu pengumuman resmi dari Kementerian Luar Negeri.
“Iya, memang ada rencana seperti itu, tapi detailnya akan diumumkan Kemlu nanti. Sudah beberapa negara yang bekerja sama,” kata Wijaya dalam briefing media di Kompleks Istana Presiden, Jumat.
Dia mengatakan pemerintah saat ini sedang menjajaki kerja sama dengan sejumlah negara, termasuk di bidang energi.
Namun, kepastian negara dan agenda pembahasannya akan disampaikan secara resmi oleh kementerian terkait.
Wijaya mencatat bahwa Presiden Prabowo baru saja kembali dari Jepang dan telah menghasilkan sejumlah perjanjian kerja sama, termasuk di sektor energi dan minyak.
Dia menegaskan pemerintah terus memperkuat kemitraan internasional untuk mendukung keamanan energi nasional.
Tetapi, dia menekankan bahwa konfirmasi akhir mengenai kunjungan luar negeri Presiden, termasuk kemungkinan kunjungan ke Rusia, akan diumumkan secara resmi oleh Kementerian Luar Negeri.
“Untuk langkah selanjutnya, Kemlu yang akan mengumumkan negara-negara mana saja yang sudah dipastikan akan dikunjungi Presiden,” ujarnya.
Kantor berita Rusia, Sputnik, melaporkan pada Kamis (4/9) bahwa juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menyatakan pertemuan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan pimpinan Indonesia sedang dipersiapkan dan rinciannya akan diumumkan pada waktunya.
“Saya dapat konfirmasi bahwa kontak (antara Rusia dan Indonesia) memang sedang berjalan. Kami sedang mempersiapkan perundingan. Kami akan membuat pengumuman yang sesuai pada waktunya,” kata Peskov.
Berita terkait: Prabowo amankan kerja sama kesehatan dan teknologi baru di Pakistan dan Rusia
Berita terkait: Putin: Dukungan penuh untuk upaya Prabowo tingkatkan industri Indonesia
Berita terkait: Indonesia incar impor minyak dan gas Rusia usai kunjungan Prabowo
Penerjemah: Maria Cicilia Galuh Prayudhia, Katriana
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026