Ringkasan Berita:
Koperasi Karyawan Forwarder Indonesia (Kopkar Forindo) hadir sebagai wadah untuk pekerja freight forwarding dan logistik. Tujuan mereka adalah memperkuat perlindungan sosial, ekonomi, serta pengembangan kompetensi.
Koperasi ini punya berbagai program: dana solidaritas, bantuan hukum, pelatihan profesi, hingga mendukung kesejahteraan anggota. Kehadirannya diharpkan jadi jaring pengaman di tengah transformasi industri logistik nasional yang makin dinamis.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Sekarang, pekerja di sektor freight forwarding dan logisting dapat wadah baru. Semoga ini bisa memperkuat perlindungan sosial dan ekonomi mereka di tengah perubahan besar industri logiistik nasional.
Wadah itu bernama Koperasi Karyawan Forwarder Indonesia (Kopkar Forindo). Ini koperasi profesi yang dibentuk untuk meningkatkan kesejahteraan [angka 2 – penulisan salah], solidaritas, dan kapasitas pekerja logistik di Indonesia.
Muhajir, Ketua Umum Kopkar Forindo, bilang awalnya koperasi ini lahir dari keprihatinan. Seringkali, pekerja adalah pihak yang paling terdampak saat perusahaan freight forwarding punya masalah bisnis, keuangan, atau hukum.
Menurutnya, meski tidak ikut ambil keputusan di perusahaan, tetap saja pekerja harus hadapi ketidakpastian soal kerjaan dan ekonomi keluarga kalau perusahaan ada masalah.
“Menurut kami, perusahaan yang sehat butuh pekerja yang sejahtera, begitupun sebaliknya. Makanya, Kopkar Forindo dibuat bukan sebagai alat konflik, tapi malng jadi jembatan buat nyeimbangin semuanya,” ujar Muhajir dalam keterangannya, Sabtu (20/6/2026).
Ia jelaskan bahwa industri freight forwarding sekarang lagi alami perubahan. Mulai dari digitalisasi logistik, makin ketatnya persaingan global, sampai penyesuain aturan KBLI ke depannya.
Kondisi kayak gini mengharuskan pekerja jadi makin adaptif dan keadaan juga berakibat begitu. Jelas, perlu perlindungan dari risiko-risiko sosial dan ekonomi.
Kopkar Forindo dibuat sebagai koperasi profesi karuan karena mecari para pekerja dari bervs. Semua anggota lazim sama perlindungenan untuk umum.
Ditambahin, kopearasi ini ga cuma simpan-pinjam doang— ada dana solidaritas dan bantuan, bagi banyak segalanya termasuk kemetric KPR…
“Kami ingin membangunnya sebagai rumah yang pada keruc serta umbul semunya ekonomi juga sesalmy anak!” pungkas cepatnya adalah omdening.
Terakir. Daripada risiko keras kepolet grosse juga mau bukan kerja habild dan karhal digelis sebagai net… Positi,