Konferensi Yordania: Indonesia Siap Evakuasi Pasien dari Gaza

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto menyampaikan kesiapan Indonesia untuk mengevakuasi pasien, membangun rumah sakit lapangan, dan mendeploy lebih banyak tim medis ke Gaza dalam konferensi internasional darurat mengenai Gaza yang diadakan di Amman, Yordania, pada hari Selasa.
Di konferensi yang diselenggarakan oleh Yordania, Mesir, dan PBB, Prabowo menginformasikan bahwa Indonesia siap untuk meningkatkan kontribusinya untuk mendukung kinerja Badan Bantuan dan Pekerjaan Palestina untuk Pengungsi di Timur Tengah (UNRWA) di Gaza.
“Kami akan meningkatkan kontribusi kami secara signifikan untuk UNRWA dan bantuan kemanusiaan lainnya yang mendesak,” katanya dalam pidatonya saat mewakili Presiden Joko Widodo (Jokowi) di konferensi tersebut.
Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Indonesia siap mendeploy kapal rumah sakit dan aset udara untuk ikut serta dalam airdrops jika diperlukan.
“Kami juga bersedia mengevakuasi seribu pasien untuk dirawat di rumah sakit Indonesia dan dikembalikan ke Gaza setelah sembuh dan situasi di Gaza menjadi normal,” katanya.
Pemerintah Indonesia siap mengevakuasi anak-anak dan yatim piatu dari Gaza, memberikan mereka perawatan pasca trauma dan pendidikan, serta mengembalikannya setelah situasi di Gaza normal, tambahnya.
Ia juga menekankan bahwa krisis kemanusiaan di Gaza dapat berakhir dengan solusi negara dua, memungkinkan Israel dan Palestina hidup berdampingan.
Konferensi internasional darurat mengenai Gaza di Amman diadakan atas inisiatif Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi, Raja Yordania Abdullah II bin Al-Hussein, dan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres.
Konferensi dihadiri oleh beberapa pemimpin, termasuk Presiden Palestina Mahmoud Abbas dan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez, serta pejabat tinggi dari Irak, Lebanon, Jepang, Rwanda, Australia, Mozambik, Uni Eropa, Siprus, Jerman, Komisi Eropa, Britania Raya, dan Irlandia Utara.
Di konferensi tersebut, Wakil Sekretaris Jenderal untuk Urusan Kemanusiaan dan Koordinator Bantuan Darurat di PBB Martin Griffiths mengatakan bahwa isu-isu yang dibahas di konferensi termasuk dukungan keuangan untuk bantuan kemanusiaan di Gaza, strategi untuk mempercepat gencatan senjata, dan langkah-langkah awal untuk pemulihan di Gaza.
Berita terkait: Prabowo mewakili Indonesia dalam pertemuan di Yordania mengenai Gaza
Berita terkait: Indonesia menyambut resolusi DK PBB mengenai gencatan senjata di Jalur Gaza
Translator: Genta Tenri, Raka Adji
Editor: Tia Mutiasari
Copyright © ANTARA 2024

MEMBACA  Menteri Pariwisata Indonesia Menawarkan Investasi di SEZ kepada Uni Emirat Arab