Kementerian Pendidikan Usul Tambahan Anggaran Rp2,4 Triliun untuk Pemulihan Sumatra

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajukan tambahan anggaran sebesar Rp2,4 triliun untuk pemulihan pascabencana di sektor pendidikan di Sumatra.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu’ti menyampaikan hal tersebut dalam rapat koordinasi dengan DPR RI pada Rabu. Anggaran tambahan ini akan digunakan untuk berbagai keperluan, termasuk revitalisasi sekolah, tunjangan guru, dan bantuan peralatan.

Untuk mempercepat proses pemulihan, kementerian telah menyusun beberapa rencana kerja untuk dua minggu terakhir bulan Februari.

Rencana tersebut antara lain menggelar rapat koordinasi lebih lanjut tentang rekonstruksi pascabencana dengan dinas pendidikan di tiga provinsi terdampak banjir dan tanah longsor di Sumatra, yaitu Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Selain itu, kementerian akan melanjutkan penandatanganan kerja sama revitalisasi sekolah dengan target 1.204 sekolah.

Kemudian, Kementerian akan melanjutkan proses verifikasi dan pembuatan akun bagi 13.000 guru untuk penyaluran Tunjangan Khusus Guru, dengan anggaran total Rp83,3 miliar.

Kementerian juga akan melanjutkan penyaluran bantuan pemerintah berupa peralatan, termasuk alat teknologi informasi, peralatan laboratorium dan olahraga, perlengkapan kebersihan, serta mainan edukatif, senilai total Rp60 miliar.

“Secara umum, kegiatan pembelajaran di tiga provinsi terdampak bencana sudah berjalan 100 persen, meski kondisinya belum ideal. Sebagian siswa masih belajar di tenda atau ruang kelas darurat, sementara lainnya memanfaatkan fasilitas sekolah lain,” ujar Mu’ti.

Menanggapi hal ini, Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian menyatakan dukungannya terhadap usulan tambahan anggaran Rp2,4 triliun agar proses revitalisasi sekolah dapat segera dilakukan.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR MY Esti Wijayanti mendorong Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah untuk tidak ragu meminta anggaran yang memadai guna mempercepat pemulihan layanan pendidikan pascabencana di Sumatra.

MEMBACA  Hilton menandatangani kesepakatan untuk properti pertama LXR Hotels & Resorts di Cina.

Berita terkait: Pemprov Aceh apresiasi polisi bagikan 1,2 juta PIN e-learning

Berita terkait: Indonesia prioritaskan pendidikan agama dalam rencana pemulihan pascabanjir

Berita terkait: Lebih dari 80 perguruan tinggi ikut pemulihan bencana Sumatra: Menteri

Penerjemah: Hana Dewi, Raka Adji
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar