Keaslian Ijazah Terbukti dari Bentuk yang Tidak Konsisten

loading…

Pihak Roy Suryo dan kawan-kawannya menanggapi ketidakhadiran tim dari Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) di sidang pembuktian kasus dugaan ijazah palsu di PN Surakarta. Foto: Dok Sindonews

SOLO – Kelompok Roy Suryo dan kawan-kawan menyoroti tidak hadirnya tim Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) dalam persidangan untuk membuktikan kasus tuduhan ijazah palsu di Pengadilan Negeri (PN) Surakarta, Jawa Tengah.

“Ini kan aneh. Mereka nunggu sidang pidana, tapi sidang pembuktian yang udah berjalan malah tidak mereka ikuti,” kata pengacara untuk Roy Suryo Cs, Refly Harun, Kamis (5/2/2026).

Baca juga: Sidang Ijazah Jokowi di PN Solo Memanas, Kuasa Hukum 2 Kubu Debat Sengit

Padahal, seharusnya jika ada panggilan dari pengadilan, tim Jokowi akan hadir. Tapi, sampai sekarang mereka tidak muncul. Ini menunjukkan sikap tidak konsekuen dari Jokowi dalam membuktikan bahwa dia punya ijazah asli.

“Kami tetap ragu bahwa dokumen asli yang katanya ditunjukkan tanggal 15 Desember 2025 itu adalah dokumen asli. Menurut kami itu masih dokumen palsu dengan keyakinan 99,9 persen,” ujarnya.

Sebagai informasi, Polda Metro Jaya telah menetapkan 8 orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan ijazah palsu Jokowi. Klaster pertama ada lima tersangka. Mereka adalah Eggi Sudjana, Kurnia Tri Rohyani, Damai Hari Lubis, Rustam Effendi, dan Muhammad Rizal Fadillah.

Sedangkan, klaster kedua terdiri dari tiga tersangka. Ketiganya adalah Roy Suryo, Rismon Hasiholan Sianipar, dan Tifauziah Tyassuma alias dr Tifa.

Yang terbaru, status tersangka untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis sudah dicabut setelah mereka mengajukan restorative justice (RJ).

(jon)

MEMBACA  Subaru Tidak Takut Menghadapi Persaingan Mobil Murah dari China Penulisan yang lebih dinamis dan menarik secara visual Subaru Teguh Hadapi Tantangan Mobil China Murah Atau dengan gaya berbeda: Subaru: Tak Goyah oleh Gempuran Mobil China Murah Pilihan lainnya: Subaru Tetap Percaya Diri di Tengah Persaingan Mobil Murah China Tips visual: Gunakan bold untuk penekanan Variasi panjang kalimat Tambahkan kata sifat yang kuat (contoh: "tegas", "goyah", "percaya diri")