Kapal India Ditembak di Selat Hormuz, Pemerintah Panggil Duta Besar Iran

loading…

India panggil duta besar Iran di New Delhi setelah dua kapal India ditembaki kapal perang Iran di Selat Hormuz. Foto/NDTV

NEW DELHI – Menteri Luar Negeri (Menlu) India, Vikram Misri, memanggil Duta Besar Iran untuk India, Mohammad Fathali, pada Sabtu malam. Pemanggilan ini bertujuan untuk menyampaikan kekhawatiran yang sangat mendalam atas penembakan dua kapal India oleh kapal perang Iran di Selat Hormuz.

Insiden ini terjadi ketika Iran kembali menutup jalur pelayaran utama tersebut sebagai balasan. Kali ini, tindakan Iran merupakan respons terhadap blokade lalu lintas yang terus dilakukan Amerika Serikat (AS) terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, meskipun Teheran sudah memutuskan untuk membuka jalur pelayaran itu untuk lalu lintas komersial awal minggu ini.

Pernyataan awal Kementerian Luar Negeri India menghindari kata “pemanggilan”, tapi menunjukan bahwa Fathali diminta untuk bertemu dengan Menlu Vikram Misri di Jawaharlal Nehru Bhawan pada Sabtu malam.

“Duta Besar Republik Islam Iran di New Delhi dipanggil oleh Kementerian Luar Negeri untuk bertemu dengan Menteri Luar Negeri sore tadi. Dalam pertemuan itu, Menlu menyampaikan keprihatinan yang sangat dalam dari India atas insiden penembakan hari ini yang melibatkan dua kapal berbendera India di Selat Hormuz,” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri, Randhir Jaiswal, seperti dikutip The Wire, Minggu (19/4/2026).

Dia juga mengingatkan bahwa Iran sebelumnya telah memfasilitasi perjalanan aman beberapa kapal yang tujuan ke India. “Dengan mengulangi keprihatinannya atas insiden serius penembakan terhadap kapal dagang ini, Menlu mendesak Duta Besar untuk menyampaikan pandangan India kepada pihak berwenang di Iran dan segera melanjutkan proses memfasilitasi kapal-kapal tujuan India melintasi Selat,” tambah Kemenlu dalam pernyataannya. Duta Besar Iran berjanji akan menyampaikan pandangan ini ke Teheran.

MEMBACA  Meningkat 35,01 Persen Sejak Juli 2024

Pusat Operasi Perdagangan Maritim Inggris (UKMTO) menyatakan bahwa kapten sebuah kapal tanker melaporkan didekati dan ditembaki oleh dua kapal perang Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) Iran di Selat Hormuz, sekitar 20 mil laut timur laut Oman. “Kapal tanker dan awaknya dilaporkan selamat,” ujar UKMTO, tanpa menyebut nama kapalnya.

Mereka juga menyampaikan bahwa sebuah kapal kontainer melaporkan terkena proyektil tidak dikenal yang merusak sebagian kargo di dalamnya, walaupun tidak ada kebakaran atau dampak lingkungan yang tercatat. Insiden tersebut terjadi di selat pada lokasi 25 mil laut timur laut Oman, katanya, sekali lagi tanpa menyebut nama kapal yang terlibat.

Tinggalkan komentar