Jessica Iskandar Alami Gejala Hepatitis A, Ini Tanda-Tanda Awal yang Dirasakannya

Jakarta, VIVA – Jessica Iskandar alias Jedar membagikan pengalaman kesehatannya setelah didiagnosis mengalami gejala Hepatitis A. Ia ungkapkan bahwa kondisi itu diawali dengan tanda-tanda yang sempat ia kira sebagai penyakit biasa.

Saat menjadi bintang tamu di acara Pagi Pagi Ambyar, Jedar ceritakan gejala awal yang paling terasa adalah demam tinggi yang berlangsung cukup lama. Scroll untuk tahu cerita lengkapnya, yuk!

“Gejalanya, aku demam sampai 39,9 derajat setiap hari, naik turun selama delapan hari,” ungkap Jedar, dikutip Kamis 9 April 2026.

Demam berkepanjangan itu membuatnya akhirnya harus dapat perawatan medis. Di hari ketiga, Jedar sempat dilarikan ke rumah sakit untuk jalani pemeriksaan lebih lanjut. Tapi, hasil awal belum menunjukkan ada penyakit serius seperti demam berdarah, tifus, atau chikungunya.

“Aku diinfus vitamin dan obat-obatan buat meriang. Nggak lama di rumah sakit, turun demamnya,” ujar Jedar.

Setelah sempat membaik dan pulang ke rumah, kondisi Jedar kembali menurun. Demam yang sempat reda justru muncul lagi, buatnya harus kembali ke rumah sakit untuk pemeriksaan lanjutan.

Ia pun jalani berbagai tes, termasuk CT scan dan tes darah. Hasil CT scan tidak menunjukkan masalah berarti, hingga akhirnya tes darah ungkap adanya gangguan pada hati.

“Sampai CT scan badan, CT scan kepala, ternyata enggak apa-apa. Akhirnya tes darah lagi,” lanjutnya.

Dari situlah dokter duga Jedar mengalami gejala Hepatitis A, yang merupakan infeksi hati akibat virus.

“Barulah dilihat kadar hemoglobin apa, ‘Oh, ini kenanya ke hati.’ Prediksi dokter hepatitis A,” kata Jedar.

“Tapi masih gejala, karena cuma turunnya dikit,” jelasnya.

Hepatitis A sendiri umumnya ditandai dengan gejala awal seperti demam, tubuh lemas, mual, hingga penurunan nafsu makan. Dalam beberapa kasus, gejala lanjutan bisa berupa mata dan kulit menguning, urine berwarna gelap, serta feses pucat.

MEMBACA  Amanda Manopo Mengungkap Tren Kecantikan 2025, Alami dan Bebas Bedah Plastik

Jedar mengaku tidak tahu secara pasti sumber penularannya. Namun, ia menduga kebersihan makanan di rumah menjadi salah satu faktor penyebab.

“Kayaknya (kena) di rumah, soalnya waktu itu ada karyawan baru, dia agak jorok, jarang cuci tangan,” ucap Jessica.

“Dia bikinin aku jus, potongin aku buah, mungkin nggak cuci tangan, aku rasa kotor,” sambungnya.

Tinggalkan komentar