Jakarta (ANTARA) – Kementerian Sosial Indonesia telah meningkatkan bantuan darurat untuk ribuan warga yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Hujan deras yang terus-menerus meningkatkan risiko banjir lebih lanjut.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengatakan pada Selasa, tanggap darurat berfokus pada pemenuhan kebutuhan dasar dan menjamin keselamatan warga terdampak. Hal ini dilakukan dengan koordinasi yang lebih erat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan instansi terkait.
“Kementerian Sosial terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memastikan tanggap darurat berjalan optimal, khususnya dalam memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak,” ujarnya.
Banjir dan tanah longsor melanda pada Jumat malam (9 Jan), setelah hujan lebat, yang secara langsung mempengaruhi lima desa di Kecamatan Juwana: Doro Payung, Bumirejo, Tluwah, Kuduk Eras, dan Kedung Pancing.
Data awal menunjukkan sekitar 8.000 keluarga, atau kurang lebih 20.000 orang, terdampak. Sekitar 300 keluarga, dengan total sekitar 900 orang, mengungsi ke balai desa, pusat kegiatan masyarakat, dan rumah saudara.
Tidak ada laporan korban jiwa atau luka-luka, dan ketinggian air mulai surut di beberapa wilayah. Namun, kecamatan di hilir dan pesisir, termasuk Juwana, Dukuhseti, dan Gabus, masih terendam.
Kementerian telah mengerahkan dapur umum di Kantor Sosial Pati dan di Desa Banjarsari, Kecamatan Gabus. Dapur tersebut memproduksi 3.600 paket makanan per hari sejak 19 Januari dengan dukungan dari aparat provinsi dan relawan penanggulangan bencana.
Dapur umum tambahan yang dijalankan masyarakat juga didukung oleh pemerintah setempat. Sementara itu, kementerian telah mendistribusikan bantuan logistik dalam dua tahap, termasuk makanan siap santap, perlengkapan tidur, tenda, paket keluarga, dan pakaian.
Tanggapan ini menyusul penetapan status darurat selama 14 hari oleh Pati hingga 23 Januari. Petugas bencana setempat menyebut banjir dan tanah longsor mempengaruhi 20 kecamatan, merendam sekitar 3.700 rumah, merusak 7.000 rumah lainnya, serta mempengaruhi fasilitas umum, jalan, tanggul, dan kurang lebih 1.300 hektar sawah.
Berita terkait: Menteri Kesehatan targetkan pemulihan penuh di zona banjir Sumatra pada Maret
Berita terkait: BNPB selesaikan tempat penampungan sementara untuk korban banjir di Pidie Jaya
Berita terkait: Presiden Prabowo perintahkan tanggapan darurat banjir saat hujan deras landa Jawa
Penerjemah: M Riezko Bima Elko Prasetyo, Martha Herlinawati Si
Editor: Azis Kurmala
Hak Cipta © ANTARA 2026