Indonesia Teguh Jalankan Politik Bebas Aktif dalam Hubungan Perdagangan dan Investasi dengan AS

Jakarta (ANTARA) – Kementerian Investasi dan Hilirisasi Indonesia menyatakan pada Selasa bahwa kerja sama perdagangan dan investasi dengan Amerika Serikat tetap mengacu pada prinsip politik luar negeri "bebas dan aktif" yang telah lama dianut negara ini.

Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu mengatakan Indonesia terus menjaga komunikasi dengan berbagai negara, termasuk Amerika Serikat, untuk memperkuat hubungan ekonomi dan investasi.

"Kami berpegang pada prinsip itu. Kerja sama perdagangan dan lainnya dilakukan dalam kerangka politik bebas dan aktif. Dengan AS dan mitra lainnya, perlu menjaga komunikasi tetap terbuka," kata Pasaribu.

Berita terkait: Indonesia-US trade deal outcome boosts market stability: GAPMMI

Ia menekankan bahwa keterlibatan semacam itu tidak mengurangi kedaulatan Indonesia dalam menetapkan kebijakan nasional, dan menambahkan bahwa kemandirian tetap menjadi inti dari semua kemitraan internasional.

"Kedaulatan pemerintah kami tetap utuh. Tidak ada campur tangan. Presiden kami telah memperjelas hal itu," ujarnya.

Pasaribu mengulangi bahwa perluasan kerjasama perdagangan dan investasi tidak berarti pengaruh eksternal terhadap keputusan ekonomi Indonesia.

"Kemandirian kami adalah urusan kami sendiri. Tidak ada intervensi. Namun, komunikasi dalam perdagangan dan investasi harus tetap terbuka," tambahnya.

Dia mengatakan keterlibatan internasional yang lebih luas bertujuan untuk meningkatkan iklim investasi di Indonesia dan mempertajam strategi kerja sama ekonominya untuk meningkatkan daya saing.

Mengenai relaksasi persyaratan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) untuk beberapa perusahaan AS, Pasaribu mengatakan langkah itu merupakan bagian dari pendekatan strategis pemerintah yang lebih luas dan tidak akan signifikan mempengaruhi investasi dalam negeri.

"Itu adalah bagian dari kebijakan strategis. Beberapa persyaratan sedang dilonggarkan," katanya.

Dia menyatakan keyakinannya terhadap prospek investasi Indonesia meskipun ada ketidakpastian global.
"Kami memiliki keyakinan yang kuat dalam hal investasi," kata Pasaribu.

MEMBACA  Profil 2 Tokoh Terkenal Alumni SMAN 21 Surabaya, siapa Idola Anda?

Berita terkait: RI-US trade pack marks new chapter in relations

Penerjemah: Ahmad, Kenzu
Editor: Rahmad Nasution
Hak Cipta © ANTARA 2026

Tinggalkan komentar