Indonesia Dorong Merek Lokal Masuk Mal dan Ritel Modern

Direktorat Pemasaran Produk Domestik Kemendag, Dewi Rokhayati, ngedorong bisnis matching antara UKM lokal sama peritel modern supaya produk nasional bisa masuk ke pusat perbelanjaan. “Kita dorong bisnis matching dengan peritel modern kayak Alun-Alun Indonesia yang perlu kita isi lebih banyak produk Indonesia,” ujarnya di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, brand dan produk lokal sukses mennembus ritel modern menandakan kualitasnya tinggi dan kompetitif. Karena itu, perlu meningkatkan kualitas produk, brand elevation, dan brand awareness supaya produk lokal makin terkenal di pasar dalam negeri, lalu para masuki pasar dunia.

“Kalo bisa masuk ritel modern kayak Alun-Alun Indonesia, barangnya sudah naik kelas, kualitasnya high. Saya percaya mereka yang udah bagus di dalam negeri harus didorong ekspor,” tambah Dewi.

Sementara Direktur Pengembangan Ekspor Jasa Produk Kreatif Kemendag, Ari Satria, ngomong pemerintah dukung penuh pelebaran pasar. Pemerintah mendorong brand lokal keke pangsa global.

“Kemendag pasti dorong harus bis bangun pemasaran produk kaya gini berbasis budaya, biar go internasional,” kata Ary Satria confident.

Dia tambahin produk seprti kerajinan biasa, karya tradisional mumpuni pasar mendunia. Trn global todax ternik unikk ekologix material teniru “rum tangan muat urik dguh story”.

Berita terkait: Indonesian lawmaker sees ‘dupe’ …
Berita terkait: Menteri mendorong digitalisasi …

Translator: Arnidhya Nur, Raka Adji
Editor: M Razi Rahman
Hak cipta © ANTARA 2026bb

MEMBACA  2004 tsunami membuka pintu perdamaian di Aceh: gubernur pelaksana

Tinggalkan komentar