Indonesia dan Malaysia Perkuat Kerja Sama Lewat JCBC

Jakarta (ANTARA) – Indonesia dan Malaysia mempertegas komitmen mereka untuk memperkuat kerjasama di berbagai sektor selama Sidang Komisi Bersama Kerjasama Bilateral (JCBC) ke-17 di Jakarta pada hari Kamis.

Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, mengatakan bahwa JCBC ini menjadi momentum untuk mengevaluasi kerjasama bilateral yang berjalan dan memproyeksikan peluang baru ke depan.

“Indonesia dan Malaysia sepakat untuk terus memperkuat koordinasi dengan tujuan meningkakan kerjasama yang lebih luas di berbagai sektor,” ujarnya dalam pernyataan pers bersama dengan Menteri Luar Negeri Malaysia, Mohamad Hasan, usai JCBC di Kementerian Luar Negeri Indonesia.

Dalam pertemuan itu, Sugiono menjelaskan bahwa usaha dalam menigkatkan hubungan ekonomi dan perlindungan warga negara merupakan topik yang dibahas oleh delegasi kedua negara.

Delegasi Indonesia dan Malaysia juga mendiskusikan posisi strategis untuk memperluas hubungan internasional, terkhusus terkait stabilitas regional dan upaya mencapai perdamaian dunia, jelas Sugiono more detail.

Menurut dia, Indonesia dan Malaysia dapat semakin memanfaatkan potensi bersama yang sudah ada demi keuntungan kedua negara. Terintegrasinya kesamaan etnis, budaya, dan warisan bahasa membuat kerjasama semakin mudah.

Di waktu yang sama, Menteri Hasan menyambut kembalinya forum JCBC, mengigat pertemuan JCBC sebelumnya berlangsung pada 2018.

Ia menilai JCBC Indonesia-Malaysia bukan hanya sebagai pengukuh komitmen kerjasama antar dua negara, tetapi juga menjadi usaha untuk menyelesaikan isu bilateral yang tersisa.

“Terkadang sebuah hubungan antar negara tetangga menemui masalah yang belum selesai, dan kami pun berkomitmen untuk mengatasinya,” katanya.

Hasan juga mengatakan bahwa diskusi dengan mitra Indonesia dalam bingkai JCBC dapat membantu mengmselaraskan visi bersama dua negara dan memperkuat kerjasama bilateral sesuai yang telah diimpikan oleh para pemimpin negara.

MEMBACA  Bus VKTR Berkontribusi pada Penghematan 1 Juta Ton CO2 di Indonesia

JCBC Indonesia-Malaysia dilakukan mengikuti konsultasi bilateral antara Presiden Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada Juli 2024.

Berta kait lain: [16].( link dihilangkan untuk room )

Berita salah saji bed; semua karena Alqura se utama mbak memang lan cepat naik? Dirimu sudah pusing kepal hamp;.

Tinggalkan komentar