IHSG Diproyeksikan Terus Koreksi Menanti RDG BI dan The Fed, Intip 5 Rekomendasi Saham Potensial untuk Cuan

Jakarta, VIVA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan melanjutkan tren koreksi pada perdagangan Rabu, 18 Februari 2026. Sebelum libur panjang Tahun Baru Imlek, IHSG ditutup turun 0,64 persen ke level 8.212,27.

Analis Binaartha Sekuritas, Ivan Rosanova, menyatakan pergerakan IHSG masih berada di atas level support minor 8.071 meski mengalami penurunan. Di sisi lain, peluang lonjakan ke area 8.377 terbuka jika IHSG mampu bertahan di level tersebut.

"Namun, terbuka juga peluang koreksi menuju area 7.800-7.900 jika IHSG tembus di bawah level 8.071," ujar Ivan dalam riset hariannya.

Sementara itu, Senior Analis PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia, M. Nafan Aji Gusta, mencermati berbagai sentimen yang akan memengaruhi pasar. Dari dalam negeri, pasar menantikan hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) dan laporan keuangan emiten. Dari global, fokus utama adalah risalah The Fed dan perkembangan perundingan AS-Iran.

Ivan menetapkan level support IHSG di 8.071, 7.803, 7.617, dan 7.362. Sedangkan resistance ada di level 8.377, 8.596, dan 8.837.

Berikut lima rekomendasi saham potensial dari Ivan untuk diperhatikan investor:

  1. PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO)
    • Rekomendasi: Trading Buy
    • Area Beli: Rp1.140 – Rp1.170
    • Target: Rp1.280
  2. PT Bukit Asam Tbk (PTBA)
    • Rekomendasi: Speculative Buy
    • Area Beli: Rp2.350 – Rp2.450
    • Target: Rp2.580
  3. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM)
    • Rekomendasi: Trading Buy
    • Area Beli: Rp3.400 – Rp3.450
    • Target: Rp3.650
  4. PT United Tractors Tbk (UNTR)
    • Rekomendasi: Hold
    • Target: Rp32.000
  5. PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR)
    • Rekomendasi: Buy on Weakness
    • Area Beli: Rp2.010 – Rp2.090
    • Target: Rp2.420
MEMBACA  Saham Eropa bercampur setelah pemotongan suku bunga ECB

Tinggalkan komentar