Hyundai Tarik Ratusan Ribu Unit Kendaraan, Pajak Kendaraan Jadi Sorotan, BYD Lampaui Honda

Selasa, 14 April 2026 – 08:15 WIB

Jakarta, VIVA – Perhatian pembaca kanal VIVA Otomotif di hari Senin, 13 April 2026, diisi oleh berita-berita besar mulai dari industri otomotif global sampai kebijakan dalam negeri. Mulai dari recall besar-besaran Hyundai di Amerika Serikat, arah kebijakan motor listrik nasional, sampai perubahan peta persaingan merek mobil di Indonesia. Ini dia tiga artikel yang paling banyak dibaca.

1. Hyundai Tarik Ratusan Ribu Mobil dari Pasar AS, Ioniq 6 hingga Santa Fe Terdampak

Hyundai melakukan recall besar untuk hampir 300 ribu kendaraan di Amerika Serikat. Model yang kena dampak termasuk Hyundai Ioniq 6, Santa Fe, dan Genesis G90. Penarikan ini karena potensi masalah di komponen sabuk pengaman yang bisa lepas saat kecelakaan. Kalau ini terjadi, risiko cedera penumpang bisa naik karena sistem keamanan tidak bekerja optimal. Langkah ini menunjukkan pentingnya kontrol kualitas di tengah perkembangan kendaraan yang pesat, baca selengkapnya.

2. Pemerintah Dorong Motor Listrik, tapi Tak Mau Minim Kandungan Lokal

Pemerintah Indonesia terus mendorong percepatan adopsi motor listrik sebagai bagian dari transisi energi. Tapi, dorongan ini tidak ingin mengorbankan industri dalam negeri. Salah satu fokus utama adalah menaikkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), supaya industri lokal bisa tumbuh dan tidak cuma jadi pasar. Kebijakan ini juga bertujuan buat bikin ekosistem kendaraan listrik yang berkelanjutan, baik dari sisi produksi maupun serapan tenaga kerja, baca selengkapnya.

3. 10 Merek Mobil Terlaris Maret 2026, BYD Salip Honda

Persaingan pasar otomotif nasional makin dinamis dengan datangnya pemain baru yang agresif. Dalam data penjualan Maret 2026, BYD berhasil menyalip Honda dan masuk ke jajaran merek terlaris di Indonesia. Pencapaian ini ga lepas dari strategi produk berbasis kendaraan listrik yang ditawarkan dengan harga kompetitif dan teknologi yang menarik minat konsumen. Pergeseran ini jadi tanda bahwa peta persaingan otomotif Indonesia mulai berubah, apalagi dengan makin kuatnya merek dari China, baca selengkapnya.

MEMBACA  Target 80 Ribu Lulusan pada Gelombang Kedua Magang Nasional

Tinggalkan komentar