Kamis, 1 Januari 2026 – 18:31 WIB
Jakarta, VIVA – Gunung Ibu di Kabupaten Halmahera Barat, Maluku Utara, kembali erupsi hari ini. Erupsi terjadi dengan melontarkan abu vulkanik sampai ketinggian 800 meter dari puncak gunung.
Baca Juga :
Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Ibu melaporkan, kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal dan condong ke arah barat daya.
“Pada 1 Januari 2026 sekitar pukul 14.28 WIT, Gunung Ibu erupsi dengan melontarkan kolom abu setinggi 800 meter di atas puncak,” kata Petugas PGA Ibu, Darsono H Muhammad Nur, dalam keterangan tertulis yang diterima di Ternate, Kamis.
Baca Juga :
Gunung Ibu Kembali Erupsi, Abu Vulkanik Capai 400 Meter
“Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 28 mm dan durasi sekitar 1 menit 4 detik,” ucapnya.
Dia menyatakan, saat ini kondisi gunung api setinggi 1.325 meter dari permukaan laut (mdpl) itu masih berada pada status Level II atau Waspada.
Baca Juga :
Gunung Semeru 16 Kali Erupsi dengan Tinggi Letusan Capai 1.100 Meter
Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Ibu maupun pengunjung disarankan tidak beraktivitas dalam radius dua kilometer dan perluasan sektoral sejauh 3,5 kilometer ke arah bukaan kawah di bagian utara.
“Jika terjadi hujan abu, masyarakat yang beraktivitas di luar rumah disarankan untuk menggunakan pelindung masker dan kacamata, agar terhindar dari paparan abu,” ujar Darsono.
Dia meminta seluruh pihak untuk menjaga kondusivitas suasana di masyarakat, tidak menyebarkan hoaks, dan tidak terpancing isu-isu yang tidak jelas sumbernya.
“Masyarakat agar selalu mengikuti arahan dari pemerintah daerah,” tutur Darsono H Muhammad Nur.
Pemerintah Kabupaten Halmahera Barat diharapkan terus berkoordinasi dengan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) di Bandung atau dengan Pos Pengamatan Gunung Ibu di Desa Gam Ici, untuk mendapatkan informasi langsung tentang aktivitas Gunung Ibu. (Ant)
Gunung Semeru Erupsi Lagi, Tinggi Letusan Capai 1,2 Km
Petugas Pos Pengamatan melaporkan Gunung Semeru kembali mengalami erupsi, dengan tinggi letusan mencapai 1,2 kilometer di atas puncak, pada Minggu pagi, 21 Desember 2025.
VIVA.co.id
21 Desember 2025