Elnusa Petrofin Resmi Salurkan Perdana Biosolar B50 ke Pelaku Industri

PT Elnusa Petrofin (EPN) mendukung program B50 nasional. Mereka sudah mulai menyalurkan Biosolar Industri B50 untuk pertama kalinya dari Fuel Terminal IBT Pulau Laut, Kalimantan Selatan, ke sektor industri. Langkah ini merupakan bagian dari upaya Pertamina Group untuk memperkuat transisi energi dan memakai lebih banyak energi dari sumber daya dalam negeri.

Direktur Utama PT Elnusa Petrofin, Doni Indrawan, mengatakan bahwa program B50 ini sangat penting untuk ketahanan energi nasional. Ia juga menyebut program ini bisa meningkatkan penggunaan energi dari sumber daya lokal.

Menurut Doni, Elnusa Petrofin ikut dalam penyaluran perdana Biosolar Industri B50 sebagai bentuk kerja sama di Pertamina Group. Tujuannya mendukung rencana pemerintah untuk mandiri dalam energi berkelanjutan. Salah satu sektor yang didukung dari awal adalah sektor pertambangan.

Doni menambahkan, perusahaannya bangga menjadi bagian dari ekosistem Pertamina Group untuk penyaluran perdana ini, terutama ke sektor pertambangan yang besar perannya untuk ekonomi nasional. Mereka ingin memastikan transformasi energi berjalan dengan andal, aman, dan berkelanjutan.

Program ini berdasarkan Keputusan Menteri ESDM Nomor 257.K/EK.01/MEM.E/2026. Aturan ini mewajibkan pencampuran biodiesel 50% ke dalam solar atau yang disebut B50. Kebijakan ini menggunakan skema pembiayaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

MEMBACA  Meghan Markle Dikritik Tidak Higienis Saat Mengolah Kalkun, Dijuluki 'Salmonella Sussex' oleh Netizen

Tinggalkan komentar