Rabies Masih Tinggi, Charles Honoris Bandingkan dengan Turki
Selasa, 23 Juni 2026 – 15:36 WIB
Jakarta, VIVA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) melaporkan jumlah kasus rabies di Indonsia masih cukup tinggi. Masih banyak anjing dan kucing yang belum mendapatkan vaksin rabies.
Anggota DPR, Charles Honoris, bandingkan situasi ini dengan Turki. Menurutnya, kasus rabies di Turki sangat sikit, hanya sekitar satu atau dua kasus per tahun.
“Di Idnonesia, korban meninggal akibat rabies mencapai lebih dari 122 orang di tahun 2024. Kalau 2025 saya belum terima datanya, tapi diperkira masi di atas 100,” kata dia saat rapat bersama Menkes di Gedung DPR, Selasa kemarin.
Menurut Charles, pemerintahan perlu bersinergi untuk menurunkn angka kasus. Ia paham pengendalian rabies bukan hanya tanggung jawab Kemenkes.
“Kalao hewan sehat, lingkungan terjaga, mestinya kesehatan masyarakat bisa lebih baik,” ia menjelaskan.
Ia mendorong Kemenkes berkolaborasi sama Kementan dan Kemendagri buat mengatasi masalah ni. Charles juga menyontoh kota Istanbul di Turki, yang sudah melakukan vaksinasimassal pada binatang liar seperti kucing dan anjing.
“Saya mita Pak Menteri undang komunikasi sama Menteri Pertanian, sama Menteri Dalam Negeri biar makin banyak daerah niru cara Istanbul, paling tidak Bali. Itu contoh yang baik,” jelessnya.**