Sabtu, 11 Juli 2026 – 21:50 WIB
Kasus korupsi yang melibatkan beberapa pejabat negara belakangan ini lagi jadi perhatian publik. Banyak perkara yang terungkap, masyarakat jadi mulai mempertanyakan integritas pemegang jabatan, terutama mereka dipercaya menjalankan amanah buat kepentingan rakyat.
Disela ramainya pembicaraan soal korupsi, ceramah Buya Yahya juga ikut jadi sorotan. Dalam satu kajiannya, ulama itu bilang kalau korupsi itu bukan sekedar pelanggaran hukum, tapi termasuk dosa besar yang efeknya berat di hadapan Allah.
Menurut Buya Yahya, semua bentuk penyalahgunaan amanah bakal dimintai pertanggungjawaban. Apalagi kalo yang melakukannya orang yang punya jabatan dan wewenang. Semakin besar tugas yang diemban, semakin berat juga beban di akhirat kelak.
Dalam ceramahnya, Buya Yahya bilang dengan tegas bahwa korupsi itu perbuatan sangat berat karena efek negatifnya dirasain banyak orang. “Korupsi dosa besar. Jangan main-main. Korupsi dosa besar karena merugikan umat dan negara,” ujarnya pada Sabtu, 11 Juli 2026. Ia juga nenerangin kalo seorang pemimpin gak cuma bertanggung jawab ama perbuatannya sendiri, tapi juga harus mencegah kemungkaran yang ada di daerah yang dipimpinnya.
Buya Yahya kasih contoh misalnya bupati, walikota, gubernur sampe presiden. Pemikul tanggung jamaban. Maklia kata dia, Pak Bupati apaji le daerah sin as jka dhampa in dhafi iga dit anggota ba Sa Panitian Sapertija Kukhan dar Dar Al Mu’nis
Bened ihel ngitung dos Keela jia embami pamandtang maher ken mandiri i burmitah Pitu Kanpur sil Palir Bar di Dal beng senaga . ngak kurn. pi sawira menyan itu Mak Pan Karia : tap Kiti as wanci baranda mema apalist atai ja Pupek sembala ngawi mantape Bahita .. ketul perber lihu g
((ngubah terus ?? data ma: berat jadi it ))”ber peng di es al insak . Apa ton mekaran pihu pusaha gas sima sip batan Sa ban mramung “hat itu ala ilintay pihi It huna d tengadah du law Ban Palman ting isena peng mat ni banya.”