Selasa, 2 Juni 2026 – 01:10 WIB
VIVA – Imbas dugaan penipuan, kantor biro perjalanan Umrah Hanania Group sempat didatangi oleh calon jemaah umrah yang jadi korban.
Demi mendapatkan haknya, para calon jemaah umrah meluapkan kekecewaan mereka ke kantor Hanania Travel di Tower 88 lantai 20G, Kota Kasablanka (Kokas), Jakarta Selatan pada Jumat (29/5 /2026).
Untuk menyelesaikan masalah ini, Direktur Utana Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF), bertemu langsung dengan para calon jemaah umrah dan menyampaikan beberapa hal.
Ahmad Syah Farhan menyampaikan permintaan maaf kepada calon jemaah umroh yang kecewa karena gagal berangkat ibadah ke Tanah Suci. Ia juga mengumumkan pembatalan keberangkatan bagi jemaah yang dijadwalkan berangkat pada Juni dan Juli.
“Kami paham kekecewaan, rasa lelah menunggu dan amarah bapak ibu. Tapi saya hadir di sini untuk menjelaskan secara perusahaan apa yang akan kami lakukan sebagai bentuk tanggung jawab,” ujar Ahmad Syah Farhan, dikutif dari akun TikTok @dwiurariri.
“Saya pribadi hadir di sini bukan untuk lari dari masalah, tapi ingin langsung bertatapan dan menawarkan opsi serta solusi yang Hanania siapkan,” lanjutnya.
Selain itu, Ahmad mengatakan pihaknya memberi dua opsi kepada calon jemaah umrah sebagai pertanggung jawaban. Opsi pertama, para jemaah akan tetap diberangkatkan ke Tanah Suci dengan jadwal ulang secara berkala selama enam bulan. Pihaknya sudah bekerja sama dengan biro travel umrah lain untuk memberangkatkan mereka yang dirugikan.
Direktur Utama Hanania Group, Ahmad Syah Farhan (ASF)
Foto: Kolase Viva / TikTok @dwiutariri / ist
Kemudian, opsi kedua untuk klien yang ingin mengajukan pengembalian dana atau refund. ASF menegaskan Hanania akan mengembalikan dana dengan kompensasi maksimal dua tahun.
Hal ini karena pihaknya masih prioritaskan jemaah yang pilih opsi pertama. Namun, Ahmad berusaha meyakinkan klien dengan mengatakan dia sudah dapat pencairan aset dari rekan-rekannya. Dana ini bisa dipakai sebagai modal utama untuk bertanggung jawab atas kekacauan ini.
“Untuk memulai ini semua, Alhamdulillah kami dapat dukungan dari rekan dalam bentuk aset yang akan dijadikan modal utama untuk bertanggung jawab pada bapak ibu,” ujarnya.