Sabtu, 18 April 2026 – 22:46 WIB
Jakarta, VIVA – Pertandingan nostalgia bertajuk Clash of Legends 2026 benar-benar menghadirkan hiburan kelas atas di Stadion Utama Gelora Bung Karno. Ribuan penonton puas menyaksikan Barcelona Legends tampil dominan dan mengalahkan DRX World Legends dengan skor telak 3-0.
GBK Jadi Saksi Ganasnya Barcelona Legends, DRX World Legends Tumbang 0-3
Meskipun ini cuma laga ekshibisi, ketegangan sudah terasa sejak awal. DRX langsung menyerang lewat tendangan bebas Keisuke Honda di menit kelima. Sempat ricuh didepan gawang, tapi pertahanan Barca Legends masih bisa mengamankan bola.
Tekanan terus berlanjut. Alessandro Del Piero bahkan sempat dijatuhkan di depan kotak penalti pada menit ke-10, sayangnya tendangan bebassnya masih melenceng. DRX tampil lebih agresif di awal, memaksa Barcelona kesulitan keluar dari tekanan.
Pertama Kali ke GBK, Fans Barca Ini Datang Demi Lihat Martin Montoya di Clash of Legends
Tapi perlahan-lahan, tim dari Spanyol mulai menemukan ritme. Momentum datang di menit ke-35. Umpan matang dari sayap kiri berhasil disambut sundulan tajam Rivaldo yang tak bisa dijangkau kiper Sebastien Frey. Gol itu jadi pembeda dan menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0 untuk Barcelona.
Del Piero hingga Kluivert Tampil di Clash of Legends 2026
GBK Mulai Dipadati Fans Jelang Clash of Legends 2026, Rivaldo dan Del Piero Jadi Magnet
Memasuki babak kedua, DRX coba bangkit. Peluang sempat hadir lewat Irfan Bachdim di menit ke-50, tapi masih bisa diamankan kiper. Alih-alih menyamakan kedudukan, DRX malah kebobolan lagi tiga menit kemudian.
Jonathan Soriano sukses manfaatkan celah di pertahanan lawan. Dengan tenang, ia tipu Frey sebelum masukkan bola ke gawang, ubah skor jadi 2-0.
Kepercayaan diri Barcelona makin naik. Permainan mereka terlihat lebih cair dan menghibur. Sementara itu, DRX coba lakukan perubahan dengan masukkan legenda Indonesia seperti Ponaryo Astaman dan Firman Utina untuk tambah daya serang.
Tapi usaha itu belum berhasil. Di menit ke-67, Christian Tello nambah keunggulan Barcelona setelah terima umpan bebas di kotak penalti. Dengan mudah ia taklukan Frey dan bawa skor jadi 3-0.
Gol itu praktis mengunci kemenangan. DRX World Legends kesulitan bongkar pertahanan Barcelona yang disiplin sampe laga usai.
Dengan format pertandingan 2×40 menit, tempo tetap terjaga tanpa buat pemain kecapean. Sampai peluit akhir, tidak ada gol tambahan lagi.
Halaman Selanjutnya
Kemenangan ini tegaskan dominasi Barcelona Legends dalam laga yang bukan cuma hiburan, tapi juga ajang reuni bintang-bintang sepak bola dunia. Nama-nama kayak Franck Ribery, David Silva, sampai Fabio Cannavaro memang masih tunjukkan kelasnya, tapi efektivitas Barca jadi pembeda utama.