Cara Hankook dalam Menjamin Keberlanjutan Rantai Pasok

Rabu, 6 Mei 2026 – 17:45 WIB

Jakarta, VIVA – PT Hankook Tire Indonesia kembali nunjukin komitmennya terhadap praktik ESG, khususnya dalam memperkuat keberlanjutan rantai pasok karet alam. Lewat inisiatif ini, perusahaan ngasih bahan penggumpal karet berupa 2.500 kg asam format, 1.000 kg pupuk NPK, serta 200 pisau sadap ke petani di Desa Marga Mulia, Sumatera Selatan, dengan tema ‘Coagulant Aid Program for Quality and Sustainable Rubber’.

Indonesia sendiri masih jadi salah satu produsen karet terbesar kedua di dunia. Data BPS tahun 2023 nyatet produksi karet nasional sekitar 2,65 juta ton. Industri ini juga ngelibetin banyak pelaku, dari perkebunan rakyat, perkebunan negara, sampe swasta yang sama-sama nopang produksi nasional.

“Melalui program ini, kami pengen jawab tantangan di sektor hulu industri karet, apalagi di tengah naiknya biaya produksi. Kami paham kalo ban berkualitas berasal dari karet yang diolah dengan proses koagulasi yang tepat, tapi pemakaian bahan koagulan tertentu masih berisiko buat kesehatan dan lingkungan,” kata Jung Jinkyun, Presiden Direktur PT Hankook Tire Indonesia, dari keterangan resminya.

Di sisi lain, luas lahan karet juga terus berkurang dengan penurunan rata-rata sekitar 5,7 persen per taun. Hal ini langsung berdampak pada kualitas dan konsistensi pasokan karet di seluruh rantai produksi.

Sejalan sama kondisi itu, program ini jadi bagian dari usaha Hankook untuk ningkatin kualitas karet dari hulu. Lewat inisiatif ini, perusahaan juga dorong proses produksi yang lebih optimal, sambil jaga kualitas bahan baku buat produk ban Hankook.

“Karena itu, lewat donasi asam format hari ini, kami kasih solusi bahan pengental yang ramah lingkungan dan aman buat kesehatan petani. Selain itu, biar proses pengolahan lebih terstandar, efisien, dan kualitas bahan baku bisa lebih terjamin,” tambahnya.

MEMBACA  Permainan MMO Battle Royale 'Dusty Derby' Diluncurkan: Mari Menceburkan Diri ke dalam Perang Debu yang Menggemaskan

Selain bantuan alat produksi, program ini juga dilengkapi pelatihan teknis dan demo langsung ke 200 petani karet tentang pemakaian asam format yang tepat dan aman. Edukasi ini ngejar target buat ningkatin pemahaman petani dalam dukung kualitas hasil panen yang unggul dan berkelanjjutan, serta pastiin pemakaian pupuk dan asam format sesuai takaran yang dianjurkan, biar nyegah polusi lingkungan dan ngoptimalin efisiensi biaya produksi.

Tinggalkan komentar