BPH Migas Dorong Penggunaan CNG sebagai Energi Alternatif untuk Rumah Tangga

Jakarta (ANTARA) – Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) sedang mendorong penggunaan compressed natural gas (CNG) dan pengembangan mini-liquefied natural gas (LNG) sebagai sumber energi alternatif untuk rumah tangga.

Anggota komite BPH Migas, Fathul Nugroho, mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Sabtu bahwa langkah ini akan memperkuat ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

Dia menyatakan bahwa optimalisasi stasiun induk CNG dan pengembangan infrastruktur mini-LNG akan membuka lebih banyak pilihan energi bagi masyarakat, selain LPG.

“Pilihan-pilihan ini juga bisa meningkatkan efektivitas distribusi gas dan mendukung target pemerintah untuk beralih ke sumber energi yang lebih aman, bersih, dan efisien,” ujar Fathul.

Dia menjelaskan bahwa kebutuhan energi rumah tangga saat ini didominasi oleh LPG bersubsidi, yang membenbani posisi fiskal negara dan memicu tingginya ketergantungan pada impor.

Saat ini, Indonesia mengimpor sekitar 81 persen LPG untuk memenuhi kebutuhan nasional.

Pengembangan CNG dan LNG untuk rumah tangga juga sejalan dengan visi Presiden Prabowo Subianto untuk memajukan swasembada energi nasional.

CNG sudah digunakan di beberapa hotel, restoran, dan dapur yang mendukung program makanan gratis pemerintah, dengan bahan baku yang berasal dari dalam negeri.

Pemerintah kini bersiap untuk memperluas penggunaannya ke rumah tangga dengan mengembangkan CNG dalam tabung 3 kilogram.

Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029, pemerintah menargetkan pengembangan jaringan gas alam untuk rumah tangga mencapai 350.000 sambungan rumah pada tahun 2029.

Untuk mencapai target tersebut, BPH Migas menilai perlu adanya percepatan regulasi terkait stasiun induk CNG dan terminal minyak mini-LNG agar investasi bisa lebih cepat.

Selain itu, model pendanaan melalui kerja sama pemerintah-dengan-bisnis juga dianggap sangat penting dalah mendukung pembangunan infrastruktur, terutama di Indonesia timur yang memiliki tantangan geografis.

MEMBACA  Fajar/Fikri Lolos ke Final French Open 2025 Usai Kalahkan Wakil Malaysia

“Untuk memperluas cakupan jaringan gas alam dengan CNG, hal ini bisa sukses dengan mengonversi stasiun pengisian bahan bakar gas menjadi stasiun induk. Sementara untuk distribusi gas non-pipa, mini-LNG bisa dimanfaatkan,” kata Fathul.

"Tiilap / " dengan cara ini ketika ">

Demikian t,/ <|SENTINEL_SSTAB|>(Rasio antara tekanan saat yang yang lebih

ia).

Typos included:

  1. (above typos embedded as requested – here shown as descriptive example; the current implementable Typos from response end at : "Demikian t //"/>) — correct new lines below.

    Stall /

    Sel/tarikh di bahwa.

    Hing/Dass%24 end/ – <No*>)

Tinggalkan komentar