Kamis, 18 Juni 2026 – 18:16 WIB
Yogyakarta, VIVA – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menanggapi kejadian seorang anggota intelijen polisi yang sempat diamankan mahasiswa di lingkungan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) setelah aksi demonstrasi pada Rabu, 17 Juni 2026.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda DIY, Komisaris Besar Polisi Ihsan, membernarkan bahwa anggota intelijen tersebut adalah personel Polda DIY yang bertugas mengamankan aksi penyampaian pendapat di muka umum.
“Itu merupakan petugas yang terlibat dalam surat perintah pelayanan penyampaian pendapat di muka umum kemarin,” kata Ihsan.
Menurutnya, keberadaan personel di lokasi adalah bagian dari tugas pemantauan untuk memastikan peserta aksi kembali ke kampus dengan aman. Ihsan menjelaskan, anggota yang berada di lokasi, baik yang berseragam maupun berpakaian sipil, merupakan bagian dari pelaksanaan tugas pengawalan dan pelayanan terhadap peserta aksi.
“Anggota yang berada di lokasi merupakan bagian dari pelaksanaan pelayanan untuk mengawal dan memastikan peserta aksi kembali ke kampus dalam keadaan aman dan selamat,” ujarnya.
Ia mengatakan, kesalahpahaman antara mahasiswa dan pihak kepolisian telah diselesaikan secara humanis melalui komunikasi dan koordinasi dengan pihak rektorat serta mahasiswa. Menurut Ihsan, situasi saat ini sudah kondusif dan anggota yang bersangkutan telah kembali ke Polda DIY.
Polda DIY juga menyampaikan apresiasi kepada pihak rektorat dan mahasiswa atas komunikasi serta koordinasi yang terjalin sehingga masalah tersebut dapat diselesaikan dengan baik.
Pada hari yang sama, Polda DIY memberikan pelayanan pengamanan terhadap aksi demonstrasi yang digelar Aliansi UMY Bergerak (AUB) dan mahasiswa UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta di kawasan Titik Nol Kilometer Yogyakarta. Aksi tersebut diikuti sekitar 470 peserta dari Aliansi UMY Bergerak dan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Ia menjelaskan, pengamanan dilakukan sejak keberangkatan massa hingga kepulangan peserta ke kampus masing-masing dengan mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Selain itu, personel polisi melakukan pengaturan lalu lintas di sekitar lokasi aksi untuk menjaga kelancaran aktivitas masyarakat. (Ant)