Ali Mochtar Ngabalin, Guru Besar Hubungan Internasional dari Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan, kasih analisa tajam soal perang AS vs Iran. Menurut dia, situasi ini bukan perang biasa, tapi upaya Amerika di bawah Donald Trump buat mendikte Teheran.
Ini disampein Ngabalin di dialog “Interupsi” iNews TV, Kamis malam (30/4/2026). Mantan tenaga ahli utama KSP ini nunjukin kalo Donald Trump sebagai pimpinan negara adikuasa punya karakter dominan. Katanya, “Trump itu pemimpin negara super power, apa yang dia lakuin bisa terjadi, suka atau nggak suka.”
Ngabalin nambahin, kekuatan politik dan militer kedua negara setara banget. Dia nyebut ini perang asimetris, dimana posisi Iran dan proxy-nya kalah jauh dibanding AS. “Ini bukan perang sebenernya, tapi AS lagi mendikte Teheran. Soalnya, power Iran dan kelompok kayak Hizbullah atau Hamas nggak bisa dibandingin,” jelasnya.