Ringkasan Berita:
Yasmin Napper kembali ke dunia syuting sinetron lewat Istiqomah Cinta di SCTV setelah empat tahun fokus di film.
Dia memerankan Khansa, seorang wanita sabar yang sering ditindas dan penuh konflik emosional.
Yasmin mengaku harus menangis hampir sepanjang hari untuk menjaga emosi karakternya, sampai merasa capek banget secara fisik dan mental.
Tantangan lain adalah tampil berhijab, yang justru memudahkannya saat syuting.
WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Yasmin Napper menghadapi tantangan berat untuk project terbarunya di sinetron berjudul ‘Istiqomah Cinta’.
Dalam sinetron SCTV ini, Yasmin berperan sebagai Khansa, wanita dengan kesabaran luar biasa yang menghadapi banyak konflik yang menyedihkan.
“Khansa itu lebih mementingkan perasaan orang lain daripada dirinya sendiri. Dia terlalu sabar dan agak naif. Khansa wanita tangguh tapi karena banyak masalah, konfliknya jadi seru,” kata Yasmin dalam wawancara virtual, Jumat (13/2/2026).
Yasmin mengakui bahwa Khansa menghadapi konflik yang sangat berat dalam ceritanya, bahkan dia harus menangis setiap hari.
Padahal, Yasmin baru kembali ke dunia sinetron setelah empat tahun terakhir fokus di industri film Indonesia.
Baca juga: Bersama Puluhan Mahasiswa, Ditjen Polpum dan Soul of Melanesian Gelar Bersih Pantai
“Menurut aku yang paling susah itu, mengikuti emosi Khansa. Aku manusia bukan robot, karena Khansa itu melalui emosi sedih, nangis terus, ditindas terus. Emosinya tinggi semua,” jelas artis berusia 22 tahun itu.
“Itu sih harus konsisten jaga emosinya. Kalau nangis dari jam 9 pagi sampai 12 malam kan air mata bisa kering,” tambahnya.
Setelah beberapa bulan mendalami peran Khansa, mantan kekasih Giorgino Abraham ini merasa sering kelelahan di lokasi syuting. Harus sedih terus sebagai Khansa menguras tenaga dan pikirannya.
“Ada sih pasti, siapa yang gak capek nangis seharian. Nangis 3 jam aja sudah capek banget,” ucapnya.
Selain jadi wanita tertindas, Yasmin juga ditantang untuk memakai hijab setiap hari di syuting, tapi ini tidak menjadi beban. Soalnya, sudah tiga project sebelumnya dia tampil dengan penampilan tertutup.
Bahkan, Yasmin merasa berhijab membantunya agar tidak repot mengurus rambut setiap hari.
“Karena di pagi hari tinggal make up dan pakai hijab. Kalau gak berhijab, kalau ada adegan basah-basahan atau hujan-hujanan, harus keringin rambut pakai catokan. Jadi pakai hijab sangat membantu, aku gak perlu catok rambut di pagi hari,” ujar Yasmin Napper. (Ari).