Akibat Ketegangan Iran, Lebih dari 36.000 Warga Amerika Tinggalkan Timur Tengah

loading…

Israel melancarkan serangan bom ke depot minyak Iran saat konflik semakin memanas. Lebih dari 36.000 warga Amerika Serikat telah meninggalkan Timur Tengah sejak perang antara AS dan Israel melawan Iran pecah. Foto/Screenshot video The Guardian

WASHINGTON – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat menyatakan bahwa lebih dari 36.000 warga AS telah hengkang dari kawasan Timur Tengah sejak dimulainya perang melawan Iran. Menurut keterangan mereka, puluhan ribu warga tersebut telah kembali ke negara asal dengan selamat.

Asisten Menteri Luar Negeri Dylan Johnson mengatakan dalam pernyataannya bahwa Kementerian Luar Negeri telah memberikan bantuan langsung kepada 23.000 warga AS di luar negeri, termasuk panduan keamanan dan bantuan perjalanan.

Baca Juga: Israel Sebenarnya Menderita Dihujani Rudal Iran, tapi Disensor Zionis

Dia menambahkan bahwa kementeriannya telah menyelenggarakan lebih dari dua puluh penerbangan charter untuk mengevakuasi ribuan warga Amerika dari Timur Tengah.

“Sebagian besar warga Amerika yang meminta panduan ternyata menolak bantuan yang ditawarkan. Mereka memilih untuk tetap tinggal di negara tersebut atau memesan tiket penerbangan komersial sendiri,” ujar Johnson, seperti dilansir CBS News, Selasa (10/3/2026).

Warga negara Amerika yang berada di Oman, Kuwait, Bahrain, Uni Emirat Arab, Qatar, Arab Saudi, dan Israel yang memerlukan bantuan perjalanan disarankan untuk mengisi Crisis Intake Form.

MEMBACA  Demi Urgensi: AS Selundupkan 6.000 Terminal Starlink ke Iran Saat Kerusuhan

Tinggalkan komentar