Sejak Ormund Hightower (James Norton) muncul di House of the Dragon, dia hanya melakukan hal-hal seperti menghirup pomander-nya, memberi seorang anak laki-laki rambut perak ala Targaryen, dan berbohong. Sekarang, di Season 3 episode 4, rencana besarnya akhirnya terungkap.
Dia tidak ingin membantu melindungi takhta Aegon II Targaryen (Tom Glynn-Carney). Sebaliknya, dia ingin menaikkan orang lain ke tahta: Daeron Targaryen (Benjamin Evan Ainsworth).
Karena Daeron dibesarkan di rumah keluarga Hightower, Ormund percaya Daeron tidak terpengaruh oleh "noda" darah Targaryen yang dimiliki saudara-saudaranya. Ormund berpikir Daeron lebih mirip orang Hightower, diberkati dengan nilai-nilai Agama Tujuh, dan lebih pantas untuk memerintah. Ingat, Septon Tinggi Balman (Simon Chandler) menolak merestui penobatan Rhaenyra Targaryen (Emma D’Arcy) karena dia menganggap Targaryen dan naga-naga mereka tidak suci. Mungkin dia dan pengikut Agama Tujuh lainnya akan berbeda pikiran tentang Daeron karena hubungannya dengan keluarga Hightower.
Tidak ada rencana Ormund, mulai dari menggunakan Daeron palsu untuk mengelabui atau berencana memahkotai Daeron asli, yang ada di buku Fire and Blood karya George R.R. Martin. Namun, perubahan ini membuka beberapa kemungkinan menarik untuk cerita mereka yang tidak ada di dalam buku.
Apa yang dilakukan Ormund dan Daeron di Fire and Blood?
Di buku, Ormund dan Daeron menghabiskan banyak waktu di sekitar daerah yang disebut Tumbleton. Mereka juga bertempur di Pertempuran Honeywine, tapi acara TV ini sepertinya menghapus pertempuran itu. Selama di Tumbleton, beberapa bangsawan lokal percaya bahwa Daeron harus dinobatkan. Namun, Ormund bukan dalang dari rencana itu. Dengan menjadikan Ormund sebagai otaknya, House of the Dragon membuat perannya lebih besar sebagai penjahat utama di luar keluarga Targaryen, sambil juga lebih menekankan hak Daeron atas tahta.
Hal-hal ini sebenarnya sudah ada di Fire and Blood, tapi buku itu sangat tebal tentang sejarah Targaryen, hanya sebagian kecil saja yang bicara tentang perang Dance of the Dragons. Karena itu, kita lebih jarang melihat karakter seperti Ormund dan Daeron dibanding di acara TV. House of the Dragon bisa memperluas cerita banyak karakter. Kadang itu berarti menghilangkan karakter penting yang ada di buku. Kemampuan itu terlihat jelas pada Ormund dan Daeron, yang memberikan gambaran menarik tentang hubungan Tuan dan pengawal mereka, dan semakin menunjukkan kesetiaan Keluarga Hightower terhadap Agama Tujuh. Rencana untuk memahkotai Daeron juga membuat Rhaenyra semakin terdesak untuk menguatkan posisinya sebagai Ratu. Ditambah lagi, taktik Daeron palsu memperburuk rasa curiga Rhaenyra.
Semua ini adalah kombinasi kuat yang tidak akan terjadi jika House of the Dragon tidak sedikit melenceng dari buku. Karena penyimpangan itu, kita mendapatkan musuh baru yang lebih jahat, dan juga sebuah konspirasi baru yang menarik yang belum ada di bayangan penonton buku maupun penonton acara saja.
House of the Dragon Season 3 bisa ditonton di HBO Max, dengan episode baru tayang setiap Hari Minggu pukul 9 malam waktu Amerika Serikat di HBO.