Artemis II Buktikan Kamera Komersial Kini Jadi Alat Ilmiah Andal di Luar Angkasa

Satu gambar memang bernilai ribuan kata, tapi kadang-kadang nilainya jauh lebih besar dari itu. Kru Artemis II berhasil mengambil ratusan foto luar biasa saat mereka terbang mengelilingi bulan, hanya menggunakan kamera Nikon Z9 yang bisa dibeli di toko. Ternyata foto-foto itu tidak hanya bagus untuk wallpaper komputer, tapi juga berguna untuk penemuan ilmiah.

Peneliti dari Tokyo City University menerbitkan studi pada bulan Juni yang menggunakan foto gerhana matahari total dari penerbangan Artemis II. Mereka ingin menyelidiki properti F-corona, yaitu debu antarplanet yang menyebarkan cahaya matahari saat bulan terlihat dengan matahari tepat di belakangnya. Fenomena langit yang redup ini membuat bulan tampak seperti punya cincin cahaya.

Salah satu foto paling terkenal dari misi ini, “Artemis II in Eclipse,” berhasil menangkap gerhana total selama 54 menit dan memberikan pemandangan langka dari F-corona yang belum pernah terlihat sebelumnya. Meskipun hanya menggunakan file JPEG, peneliti Jepang itu mendapat pengukuran yang akurat dan bisa memastikan struktur F-corona. Ini membuktikan bahwa kamera sederhana pun bisa menghasilkan data astrofisika yang berharga.

Menurut Nikon dan NASA, foto itu diambil dengan lensa 35mm f/2D, bukaan f/2, waktu pencahayaan 2 detik, dan ISO 1600.

Kohji Tsumura, profesor dari Tokyo City University yang ikut menulis studi ini, awalnya ragu tentang menggunakan gambar JPEG. Soalnya, sebagian besar gambar luar angkasa untuk penelitian memakai file RAW atau kode khusus. Tapi ternyata hasilnya “sebanding dengan data pengamatan astronomi profesional.”

“Kamuwi waktu itu mau foto selfie pakai ponsel, pas deh ada momen langka,” candanya. Tapi serius, Tsumura kagum bahwa gambar bagus ini diambil oleh astronot dengan kamera komersial standar dan cuma waktu dua detik.

MEMBACA  Dapatkan Internet Rumah 5G dari T-Mobile selama sebulan dan cashback Rp4,6 juta — ini caranya

Rekannya, Ko Arimatsu, setuju bahwa teknologi kamera jualan biasa bisa jadi alat penting untuk eksplorasi luar angkasa. Katanya, kita bisa dapat data ilmiah berharga dari gambar kamera konsumen asal diolah dan dikalibrasi dengan benar.

Nikon Z9 sebenarnya bukan kamera utama untuk misi ini. Kru tadinya mau pakai Nikon D5 khusus yang tahan radiasi luar angkasa. Tapi komandan Reid Wiseman meminta agar Z9 ikut dibawa sebagai alat uji untuk misi Artemis masa depan, dan NASA setuju.

Wiseman bilang mereka sempat latihan pakai Z9 dan merasa kameranya sangat bagus.

NASA sudah kerja sama dengan Nikon selama lebih dari 50 tahun, termasuk membuat alat-alat untuk misi di luar angkasa. Sekarang mereka lagi mengembangkan kamera bulan genggam khusus, yang bakal dibawa ke bulan bersama astronot untuk misi Artemis IV.

“Nembali gambar dari Artemis II ke Bumi adalah kebanggaan besar bagi kami di Nikon,” ucap Hiroyuki Ikegami dari Nikon.

IA bilang bahwa Kamera Z9 adalah kamera yang dijual biasa.  Kamera ini camilan DSLR paling canggih untuk pengamat serius pengghibo

Tinggalkan komentar