Angkatan Luar Angkasa Punya Senjata Baru untuk Membutakan Satelit Musuh

Pasukan Luar Angkasa Amerika Serikat (Space Force) baru saja menambahkan senjata baru ke dalam persenjataan mereka. Alat ini bisa memancarkan gelombang elektromagnetik untuk membuat satelit musuh menjadi diam di luar angkasa.

Sistem yang disebut Meadowlands Counter Communications System ini dibuat oleh L3Harris Technologies. Pada tanggal 8 Juni, sistem ini resmi menjadi bagian dari peralatan perang elektromagnetik Space Force. Menurut Space Force, alat ini bisa "mendeteksi, menghalangi, mengganggu, dan merusak kemampuan musuh" demi melindungi tujuan bersama pasukan. Alat ini bisa menciptakan zona hening atau silence zone.

Pembelian terbaru ini menunjukkan bahwa militer Amerika Serikat sangat fokus pada perang di luar angkasa; mereka terus mengembangkan kemampuan Space Force untuk melawan musuh di orbit.

Space jam

Meadowlands berbentuk antena piringan yang dipasang di atas trailer beroda. Alat ini dirancang untuk bisa dimuat ke dalam pesawat angkut besar. Ini adalah versi yang lebih kecil dan lebih canggih dari sistem CCS Block 10.2 milik Space Force, yaitu sistem darat yang bisa dipindahkan dan dirancang untuk memutus komunikasi dari satelit.

Sistem anti-satelit yang baru ini memancarkan radiasi elektromagnetik. Targetnya adalah pesawat luar angkasa musuh dengan cara mengganggu sinyal uplink dan downlink mereka hingga akhirnya membuat mereka diam. Sinyal balasan dari Meadowlands diarahkan langsung ke antena penerima satelit lawan. Akibatnya, satelit yang menjadi sasaran tidak akan bisa menerima perintah atau mengolah telemetri penting, yang akan mengganggu fungsi dasarnya dan mengacaukan perangkat keras serta lunaknya.

Senjata anti-satelit lain biasanya dirancang untuk merusak secara fisik dengan cara menabrak satelit musuh. Hal ini menciptakan banyak puing-puing dan menambah masalah sampah luar angkasa yang sudah semakin parah. Pada tahun 2022, Amerika Serikat melarang uji coba senjata anti-satelit dan mendorong negara lain untuk melakukan hal yang sama. Sistem baru Space Force ini menimbulkan efek yang "dapat dibalik", karena hanya mengganggu perangkat lunak satelit, bukan menciptakan puing.

MEMBACA  8 Karakter yang Cocok Diperankan Scarlett Johansson di 'The Batman Part II'

Perang orbit

Dalam pernyataannya, Space Force menyebut Operasi Midnight Hammer. Dalam operasi tersebut, militer AS menyerang tiga fasilitas nuklir di Iran pada 22 Juni 2025. Menurut Space Force, sistem perang elektromagnetik seperti Meadowlands digunakan untuk menciptakan zona hening agar komunikasi musuh terhenti.

"Para Guardian kami berada di garis depan operasi gabungan, jadi kami akan menyediakan alat yang terbaik untuk kesuksesan mereka," ujar Kolonel Space Force Angelo Fernandez, komandan Mission Delta 3. "Kami terus berusaha meningkatkan kemampuan untuk memperbarui armada dan memudahkan para Guardian dalam menjalankan misi mendukung tujuan AS."

Karena sistem komunikasi satelit menjadi bagian penting di medan perang modern, senjata anti-satelit juga akan semakin penting. Bulan lalu, Space Force melakukan latihan orbital dengan meluncurkan satelit dalam waktu cepat untuk mencegat satelit lain sebagai respon terhadap ancaman mendesak.

Tinggalkan komentar