Saya mencoba Alexa+ dan cukup puas dengan cara kerjanya. Saya bisa mengatur volume dan mencari film thriller psikologis tahun 90-an yang jarang diketahui. Kamu bisa mengaktifkan perintah suara Alexa dan tidak perlu menekan tombol mikrofon di remote, tapi fitur ini tidak bekerja seandal yang saya harapkan. Beberapa kali, mengatakan "Alexa" tidak membuat TV merespons.
Nilai Uji yang Kurang Memuaskan
Hasil uji tidak bohong, setidaknya itu teorinya. Kita semua melihat warna dengan cara berbeda, dan kita menilai kontras serta kecerahan berdasarkan penglihatan sendiri. Meskipun R95H memenuhi semua spesifikasi gamut warna BT.2020, hasil dari Spears & Munsil Benchmarks menunjukkan bahwa performanya tidak sebaik pesaingnya, LG Micro RGB Evo. Saya bisa melihat perbedaan warna kulit di Samsung tidak terlalu jelas: dua orang yang warna kulitnya cukup berbeda terlihat hampir sama di layar.
Pengaturan kualitas gambar tidak banyak membantu. Mode Dinamis (yang disebut Vivid oleh TV lain) menyebabkan warna blooming dan bleeding, dan Mode Filmmaker membuat adegan warna kulit terlalu gelap. Pengaturan gambar AI bekerja paling baik, terutama untuk sepak bola, tapi sebagian besar penyesuaian kontras dan kecerahan tidak membantu sebanyak yang dilakukan di LG.
Hal serupa terjadi pada tes video demo, hasilnya tidak seimpresif yang saya harapkan untuk teknologi layar baru. Rumput hijau di belakang pagar kayu tidak cukup terang untuk TV premium. Kabut putih di atas gunung bersalju terlihat jelas tapi sedikit pucat. Mode gambar dan penyesuaian white balance, kecerahan, serta suhu warna juga tidak banyak membantu.
Layar LCD asli dan teknologi anti-silau yang digunakan Samsung di R95H membuat TV ini kurang responsif terhadap penyesuaian kualitas gambar dibandingkan model LG atau Hisense RGB yang saya uji. Pada LG Micro RGB Evo, penyesuaian sederhana pada suhu warna dan white balance memiliki dampak yang lebih nyata pada kualitas gambar, begitu juga dengan mode gambar. Misalnya, menggunakan mode Vivid memperbaiki hasil uji, sementara mode Dinamis di R95H tidak membuat perubahan. Kerbau yang berjalan di padang rumput terlihat agak datar karena teknologi anti-silau. Pepohonan gelap di pemandangan gunung tidak cukup jelas terlihat dari latar belakang gelap. Bunga kuning terlihat terlalu jenuh menggunakan mode Dinamis, tapi terlalu datar dan kusam menggunakan mode Filmmaker.
Menguji Warna yang Kurang Cemerlang
Foto: John Brandon
Saat menguji R95H, saya belajar bahwa pemrosesan warna sangat penting pada televisi micro RGB dibandingkan televisi OLED, karena warn harus selalu diperbarui terus-menerus.