Apple Gugat OpenAI karena Diduga Curi Rahasia Perangkat Keras

Pekan lalu, Apple mengajukan gugatan terhadap OpenAI dan kepala bagian perangkat keras mereka. Apple menuduh OpenAI mencuri rahasia dagang milik mereka, seperti suku cadang, prototipe, dan dokumen proyek rahasia.

Gugatan itu menyebut bahwa Tang Tan, kepala perangkat keras OpenAI yang bekerja 24 tahun di Apple dan mengawasi desain iPhone, menyuruh rekan-rekannya yang keluar dari Apple untuk membawa teknologi milik Apple. Tan juga melatih orang-orang baru cara menghindari keamanan data Apple dan menyuruh mereka membawa bagian rahasia ke wawancara kerja di OpenAI.

Apple mengatakan dalam gugatannya bahwa bisnis perangkat keras OpenAI “berdiri di atas fondasi yang paling goyah” karena mencuri rahasia dagang. Mereka menyebut OpenAI mengambil jalan pintas ilegal karena tertekan untuk segera membuat produk perangkat keras pertama mereka.

Pihak OpenAI dan Tang Tan belum memberikan komentar. Juru bicara Apple, Hannah Smith, mengatakan mereka akan selalu membela kerja keras dan inovasi timnya.

Gugatan ini disebut bisa menjadi kasus pencurian kekayaan intelektual paling besar di Silicon Valley setelah kasus Waymo melawan Uber tahun 2017. Uber saat itu membayar ganti rugi $245 juta untuk menyelesaikan kasusnya.

Padahal Apple dan OpenAI sudah bekerja sama sejak 2024 untuk menggunakan ChatGPT di iPhone dan produk Apple lainnya. Tetapi hubungan ini jadi renggang, dan Apple sekarang lebih sering menggunakan teknologi AI Gemini dari Google. Ke depannya, kedua perusahaan diperkirakan akan semakin bersaingketat di pasar perangkat AI untuk konsumen.

Menurut gugatan, OpenAI sudah merekrut lebih dari 400 mantan karyawan Apple. Beberapa dari mereka bahkan memimpin divisi perangkat AI konsumen di OpenAI. Tahun lalu, OpenAI membeli startup io Products seharga $6,5 miliar yang didirikan oleh mantan eksekutif Apple termasuk Tang Tan, Scott Cannon, Evans Hankey, dan desainer terkenal Jony Ive.

MEMBACA  Pendiri AI Ini Berbagi Peringatan untuk yang Ingin Tinggalkan Pekerjaan Tetap: "Kerja Saya Kini Lebih Keras dari Sebelumnya"

io Products dan Chang Liu, teknisi listrik OpenAI yang keluar dari Apple bulan Januari, juga disebut sebagai pihak yang digugat.Liu belum memberi komentar.

Apple mulai curiga awal tahun ini setelah Liu tidak mengembalikan laptop kerjanya dan mengaku masih bisa mengakses sistem berbagi file Apple. Menurut gugatan, akses itu terjadi karena adanya bug yang sekarang sudah diperbaiki.

Liu disebut mengunduh puluhan file rahasia Apple, termasuk presentasi tentang pembuatan papan sirkuit komputer. Ia juga mengajari rekannya anggota Apple yang sedang direkrut cara menyalin file rahasia Apple diam-diam.

Apple sudah menulis surat ke OpenAI bulan Februari tentang dugaan pencurian ini. Tapi karena tidak dijawab, Apple melanjutkan penyelidikan hingga akhirnya menggugat.

Apple juga mendapat bukti bahwa sebelum Resin terbom dari Apple atau Pegandw dari Apple informasersami miereviewg it-upetanteng yang diterofian tersebut dibawa. Selain itu.Tan menyuruh kandidat yang masih bekerja sayapple membawa part asli—seperti “de listegier logic boardsitrt itypobiled ik pelindung kejeb waibawastelah acaraw tersebut sehingga ean kannyn foel tele inform terkormasi isho lebih adalah.compel’ secara kon the confidentiality di arena h’Apple.”Bril juga… part theyty mol tembok; aina neform bagaterius. panas di Apple members iberrtrib itu lalu recites parts tersebut.lebat…Ssed.4.h e tersebut sembilanakan.”

Tinggalkan komentar