Sabtu, 11 Juli 2026 – 05:48 WIB
Legenda tinju dunia, Manny Pacquiao, buka suara soal petinju aktif yang paling dia kagumi saat ini. Uniknya, pilihan pemilik delapan gelar juara dunia di kelas yang berbeda ini bukan petinju besar seperti Oleksandr Usyk atau Daniel Dubois.
Pacquiao malah memilih petinju asal Jepang, Naoya Inoue. Inoue kini menjadi juara dunia tak terbantahkan di kelas super bantam.
Bagi Pacquiao, Inoue punya kualitas yang bikin dia beda dari petinju lain.
“Saya suka nonton Inoue, petinju Jepang itu,” kata Pacquiao, dari Boxing News.
Menurut mantan senator Filipina itu, kecepatan dan kemampuan footwork atau olah kaki menjadi senjata utama Inoue. Itu bikin Inoue susah dikalahkan.
“Dia sangat cepat, footwork-nya bagus. Bahkan sebelum jadi juara, dia pernah tanya saya apa yang paling penting dalam latihan. Saya bilang, footwork.”
“Dengan footwork yang baik, Anda bisa mengendalikan lawan dan lepaskan kombinasi pukulan tanpa kehilangan keseimbangan,” tambah Pacquiao.
Pengakuan Pacquiao ini masuk akal. Inoue memang jadi salah satu petinju paling dominan dalam beberapa angkatan terakhir.
Petinju berusia 33 tahun ini masih menjaga rekor sempurna. Dari 33 kemenangan, 27 di antaranya via KO, sisanya enam lewat keputusan mutlak juri.
Julukan “The Monster” makin kuat setelah Inoue menyatukan seluruh sabuk juara kelas super bantam pada 2023. Waktu itu dia kalahkan petinju Filipina, Marlon Tapales, lewat KO di ronde 10.
Sejak itu, Inoue terus dominan. Dia sudah bertahan mempertahankan gelar dunia sebanyak tujuh kali. Terakhir, dia kalahkan Junto Nakatani di Tokyo pada Mei lalu lewat angka mutlak.
Sedangkan Pacquiao tetap dikenang sebagai salah satu petinju terbaik dalam sejarah. Sepanjang karier, dia mencatat 62 menang, delapan kalah, dan dua seri. Dia juga satu-satunya petinju yang juara dunia di delapan kelas berbeda.
Meski kini lebih banyak di politik, Pacquiao masih sesekali naik ring. Pertarungan profesional terakhirnya pada Juli 2025 waktu hadapi juara kelas welter WBC, Mario Barrios. Waktu itu Pacquiao sudah 46 tahun, tapi tetap kasih perlawanan sengit ke Barrios. Pertarungan berakhir imbang, dan Barrios masih pertahankan sabuk.