Megan Rapinoe, legenda sepak bola putri Amerika Serikat, memberikan kritik pedas kepada Presiden Donald Trump setelah tim nasional putra AS gagal di Piala Dunia 2026. Menurut Rapinoe, campur tangan Trump dalam masalah yang melibatkan penyerang Folarin Balogun telah mengganggu fokus tim, sehingga akhirnya mereka tersingkir lebih awal.
Sebenarnya, Amerika Serikat memulai turnamen dengan cukup baik. Tim yang dilatih Mauricio Pochettino berhasil mengalahkan Paraguay dan Australia secara beruntun. Ini adalah pertama kalinya sejak 1930 mereka mencatat dua kemenangan beruntun di Piala Dunia. Mereka juga menjadi juara grup dan mendapatkan jalur yang cukup mudah di babak gugur.
Namun, performa AS mulai menurun setelah kalah 2-3 dari Turki di pertandingan terakhir babak grup. Keadaan menjadi lebih buruk ketika mereka dikalahkan Belgia dengan skor 1-4 di babak 16 besar. Hasil ini mengakhiri harapan tuan rumah untuk melangkah lebih jauh di turnamen.
Setelah kekalahan itu, banyak orang menyoroti beberapa pemain seperti Christian Pulisic. Tetapi, Rapinoe justru berpikir bahwa masalah utamanya bukan di dalam lapangan. Dalam podcast A Touch More: The Beautiful Game, peraih dua gelar Piala Dunia bersama timnas putri AS ini menghubungkan kegagalan tim dengan kontroversi kartu merah Folarin Balogun.