Saham Netflix Merosot Jelang Laba Q2, Lebih Bijak Nonton Saja dari Pinggir.

Saham Netflix (NFLX) sudah turun hampir 24% dalam tiga bulan terakhir. Ini membuat investor khawatir menjelang laporan keuangan kuartal kedua tahun 2026, yang akan dirilis pada 16 Juli.

Penurunan ini terjadi karena tekanan persaingan dan kekhawatiran tentang prospek pertumbuhan Netflix. Persaingan di industri streaming semakin ketat. Selain itu, perkiraan perusahaan setelah hasil kuartal pertama tidak bisa meyakinkan investor.

Meskipun kinerja kuartal pertama Netflix bagus, manajemen memutuskan untuk tidak menaikkan perkiraan pendapatan tahun 2026. Mereka hanya mengulang perkiraan yang sama. Investor kecewa karena mereka berharap prospek yang lebih optimis setelah jumlah pelanggan tetap kuat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran bahwa pertumbuhan bisa melambat.

Keuntungan perusahaan juga menjadi sorotan. Netflix memperkirakan margin operasi kuartal kedua sebesar 32,6%, turun dari 34,1% tahun lalu. Penurunan ini terutama karena biaya amortisasi konten yang lebih tinggi, karena perusahaan terus berinvestasi di program-program premium untuk pertumbuhan jangka panjang.

Meskipun ada tantangan jangka pendek ini, keterlibatan pengguna yang kuat, monetisasi dari layanan beriklan, daninvestasi di konten asli bisa membantu mengurangi dampak pertumbuhan pendapatan yang lebih lambat. Mari kita lihat lebih dekat.

Pendapatan dan Laba Kuartal Kedua Diperkirakan Melambat

Hasil kuartal kedua Netflix diprediksi menunjukkan pertumbuhan yang lebih lambat. Namun, perusahaan masih diuntungkan oleh kenaikan harga berlangganan, bertambahnya anggota, dan bisnis iklan yang berkembang pesat.

Faktor penting adalah kenaikan harga langganan di semua paket di Amerika Serikat. Kenaikan harga ini seharusnya mendukung pendapatan dan profitabilitas. Tapi pertumbuhan pendapatan keseluruhan diperkirakan akan melambat dibandingkan kuartal sebelumnya.

Netflix memproyeksikan pendapatan kuartal kedua sekitar $12,57 miliar, naik 13,5% dari tahun lalu. Meskipun Ini kenaikan yang sehat, tapi lebih lambat dari pertumbuhan 16,2% di kuartal pertama. Hal ini menimbulkan kekhawatiran soal penambahan pelanggan dan persaingan.

MEMBACA  McKinsey menang dalam kasus racketeering yang diajukan oleh pesaing turnaround Jay Alix

Salah satu keunggulan utama Netflix adalah perpustakaan kontennya yang luas. Konten asli dan konten berlisensi yang berkualitas membuat pemirsa betah, membantu mempertahankan pelanggan, dan memberi Netflix kekuatan untuk menaikkan harga tanpa terlalu berpengaruh pada permintaan.

Iklan juga mulai menjadi pendorong pertumbuhan yang penting. Sejak diperkenalkannya paket beriklan, Netflix menarik lebih banyak pelanggan yang sensitif terhadap harga, sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru. Perusahaan menghasilkan sekitar $1,5 miliar dari iklan pada tahun 2025 dan menargetkan sekitar $3 miliar pada tahun 2026.

Dari sisi profitabilitas, pertumbuhan laba diperkirakan lebih sederhana. Biaya amortisasi konten yang lebih tinggi bisa menekan margin, sehingga pertumbuhan laba per saham lebih lambat dibandingkan kuartal sebelumnya. Netflix memperkirakan laba per saham kuartal kedua sebesar $0,78, naik 8,3% dari tahun lalu, tetapi jauh lebih lambat dari kuartal pertama.

Perkiraan analis di Wall Street kurang lebih sama, dengan perkiraan laba per saham sekitar $0,79.

Haruskah Anda Membeli atau Menjauh dari Saham NFLX?

Kelemahan harga saham Netflix baru-baru ini mencerminkan kekhawatiran tentang pertumbuhan pendapatan yang melambat, tekanan pada margin, dan prospek tahunan yang lebih hati-hati. Namun, perusahaan streaming ini masih diuntungkann oleh keterlibatan pengguna yang kuat dan bisnis iklan yang berkembang pesat, yang akan meningkatkan pendapatan dari waktu ke waktu. Selain itu, penurunan saham NFLX sudah mengurangi kekhawatiran tentang nilainya.

Meskipun begitu, investor punya alasan untuk tetap berhati-hati. Kekhawatiran tentang kemampuan perusahaan untuk mempertahankan pertumbuhan bisa memperlambat pemulihan harga saham NFLX.

Menjelang laporan kuartal kedua, mungkin lebih bijak untuk menunggu sampai ada bukti yang lebih jelas bahwa pertumbuhan iklan semakin cepat dan pertumbuhan pelanggan tetap kuat. Wall Street masih optimis-hati-hati. Analis memberi saham NFLX rating "Moderate Buy".

MEMBACA  15 Hal yang Kami Pelajari Tentang Wicked dari Komentar Sutradara Jon M. Chu

Tinggalkan komentar