Hampir Separuh Anak Muda Tinggal di Rumah Orang Tua, Sama Banyaknya yang Masih Ditopang Biaya Hidup

A new survey dari Federal Reserve di Amerika memberikan gambaran yang cukup serius tentang bagaimana anak muda di sana bertahan hidup. Banyak dari mereka sangat bergantung pada bantuan orang tua, mulai dari membayar tagihan ponsel sampai tinggal di rumah orang tua.

Data dari Fed menunjukkan bahwa 49% orang dewasa berusia 18 sampai 29 tahun masih tinggal bersama orang tua mereka. Selain itu, 47% dari kelompok usia yang sama juga menerima bantuan keuangan dari orang di luar rumah tangganya sendiri, misalnya untuk biaya ponsel, biaya hidup sehari-hari, atau biaya rumah. Penting untuk diketahui, dua kelompok ini tidak tumpang tindih sepenuhnya, kata Laura Ullrich, seorang ekonom dari Indeed Hiring Lab.

Laura menjelaskan, “Anggaplah ini seperti diagram lingkaran yang saling terpisah. 49% tinggal di rumah orang tua. 47% lainnya mendapat bantuan dari luar rumah, dan ini tidak termasuk yang tinggal serumah. Artinya, banyak anak dewasa yang masih mendapatkan dukungan keuangan dari orang tua.”

Data ini membuat Laura khawatir. Tahun lalu, angka anak muda yang tinggal di rumah orang tua hanya sekitar 1 dari 3 orang, tetapi sekarang naik menjadi hampir 1 dari 2 orang. Ia mengatakan, ketika anak muda tinggal lebih lama di rumah orang tua, mereka cenderung menunda pernikahan, punya anak, atau membeli rumah. Ini juga berpengaruh pada pasar perumahan, jumlah murid di sekolah, dan usia pensiun.

Hal ini sejalan dengan laporan lain tentang harga rumah yang mahal, inflasi, dan sulitnya mendapatkan pekerjaan pertama. Tidak heran kalau kebanyakan anak muda minta bantuan, kata Laura.

Yang menarik, anak muda yang lebih tua juga ikut dapat bantuan. Survey Fed menemukan bahwa dari 30 sampai 44 tahun ada 10% juga mendapat uang tagihan dari orang lain, seperti saudara atau orang tua. Di survei lain, 64% orang tua dengan anak Gen Z usia 18-28 masih menanggung kebutuhan dasar mereka seperti uang kontrakan rumah atau pulsa. Pakar tidak serta-merta percaya data survei “tinggal di rumah” untuk yang kuliah masih mengand anggapan wali.

MEMBACA  Ada Alasan yang Sangat Nyata Mengapa Sebagian Besar Penggoreng Udara Tidak Melebihi 450 Derajat

Laura memberikan contoh soal. Ia punya anak yang kulaihan di negara bagian depan sampai Desember tapi ia bilang harusnya tinggal di luar. Pewawancaraan pada Fed bisa mudah balik gaya pikir bulan saja Di Desember rumah sendiri tinggal Disimpulae maka TErg tinggi terpad menipu ang asalnya ak masih saja penting untuk secara ben ak , kat maka pem gu kita walapa sat dat BWA waluasi diaba.

Survey menunjukkan kali. So pend apokabel tak keluarga Yang 70 sek no sek tinggi ang tas diban seb cukup utuh keluarga hingga by le teng Khusus Mengan ma but

Tinggalkan komentar