Inikah peluang terbaik Partai Nasionalis sayap kanan Prancis untuk merebut kekuasaan?

Pengadilan di Perancis mengizinkan Marine Le Pen maju sebagai calon presiden pemilu tahun depan. Putusan itu mengurangi dan menunda vonis penjara serta larangan Le Pen memegang jabatan publik, tetapi tetap menyatakan dirinya bersalah dalam kasus penipuan dana parlemen Eropa.

Le Pen akan dikenakan pengawasan elektronik selama satu tahun dalam tahanan rumah. Ia menyebut putusan ini menghalangi kampanyenya dan berencana mengajukan banding di Mahkamah Agung. Meski begitu, survei terbaru menempatkannya sebagai favorit.

Mampukah ia melangkah hingga Istana Elysee? Atau akankah para pemilih yang khawatir terhadap kebijakan nasionalis dan anti-imigrasinya bersatu melawan Le Pen seperti yang terjadi sebelumnya?

Pembawa acara: Tom McRae
Narasumber:
Bruno Cautres, profesor di Pusat Riset Politik Sciences Po
Rim-Sarah Alouane, akademisi hukum dengan spesialisasi kebebasan sipil dan hukum konstitusi
Victor Mallet, editor senior dan mantan kepala biro Paris Financial Times serta penulis buku Far-Right France: Le Pen, Bardella and the Future of Europe

Potongan itu dipublikasikan pada 9 Juli 2026.

MEMBACA  Sejarah Menunjukkan CAVA Siap untuk Bangkit Kembali

Tinggalkan komentar