Dua Pelajar Putri Luka Parah dalam Serangan di Sekolah Jerman

Dua remaja perempuan, keduanya berusia 13 tahun, menderita luka serius setelah terjadi insiden di sebuah sekolah di kawasan Upper Bavaria, Jerman. Seorang tersangka berusia 16 tahun sudah diamankan polisi.

Kepolisian mengatakan sedang melakukan operasi besar di sekitar Sekolah Menengah Welfen-Gymnasium di kota kecil Schongau. Tersangka saat itu membawa pisau dan senjata api, dan polisi meyakini dia bertindak sendirian.

Kondisi kedua korban tidak mengancam jiwa. Polisi menambahkan saat ini masih menyelidiki jumlah orang lain yang terlibat dan tingkat keparahan luka-luka mereka. Seorang juru bicara kepolisian sebelumnya menyatakan ke AFP bahwa masih belum jelas senjata apa yang digunakan, dan dia menolak mengonfirmasi laporan tentang serangan pisau.

Identitas tersangka belum diketahui, dan juga belum jelas apakah dia memiliki hubungan dengan sekolah tersebut. Juru bicara itu menambahkan bahwa pihaknya meyakini insiden ini merupakan sebuah “pengamukan”. Polisi sudah mendirikan posko bagi keluarga dan orangtua murid di sebuah pemadam kebakaran di kota itu.

Menurut situs webnya, sekolah yang didirikan pada tahun 1887 ini dulunya hampir secara eksklusif adalah sekolah perempuan. Dalam 40 tahun terakhir, sekolah ini telah menerima murid baik laki-laki maupun perempuan.

MEMBACA  Biden meminta maaf atas 'dosa' penyalahgunaan sekolah asrama pribumi | Berita Hak Asasi Pribumi

Tinggalkan komentar