Cuaca sangat panas, bahkan sampai membuat orang marah hanya karena membicarakan suhu AC. Rupanya ini juga bikin halaman website pemerintah (Departemen Energi) hilang.
Minggu lalu, Wali Kota New York, Zohran Mamdani, menyarankan warganya untuk hemat energi. Supaya listrik tidak mati, dia minta AC di rumah diatur ke suhu 78 derajat Fahrenheit dan melakukan hal lain untuk mengurangi pemakaian listrik.
Dia tulis di X bahwa pemerintah kota juga melakukan hal yang sama: “Kota kami juga ikut: menjaga aturan 78 derajat di gedung-gedung kami, meredupkan atau mematikan lampu saat pemakaian listrik sedang tinggi, meminta mitra swasta melakukan hal yang sama, dan mematikan alat yang tidak penting.”
Balasannya, terutama dari lawan politik, panas banget. Fox News dengan senang memberitakan orang-orang yang mengejek wali kota, termasuk politisi dan influencer yang bilang suhu 78 derajat terlalu panas untuk manula, atau menuduh Mamdani mungkin tidak mengikuti sarannya sendiri.
“Tunjukkan termostatumu, komunis,” tulis akun Spencer Pratt, seorang aktor TV, di X.
Masalahnya tambah rumit dan jadi bahan politik yang gampang terbakar, karena ada kabar kalau Departemen Energi Amerika menghapus halaman website. Katanya ribuan halaman yang isinya saran suhu dan tips hemat energi yang mirip jadi hilang.
Ada halaman di situs Departemen Energi yang hilang. Padahal di Internet Archive, masih kelihatan halamannya dari bulan Juni yang bunyinya: “Departemen Energi dan Energy Star menyarankan untuk mencari suhu dalam ruangan yang nyaman di siang hari, lalu naikkan 7 derajat waktu tidak ada orang di rumah. Mulailah dengan suhu 75-78 derajat F di siang hari.”
Mereka juga anjurkan atur termostat “setinggi mungkin yang nyaman” pas musim panas, dan naikkan suhu saat rumah kosong. Halaman itu kini sudah tidak ada di situs kami.
Terus, kenapa banyak yang marah? Sebenarnya politisi konservatif pun pernah minta warganya menghemat listrik juga. Sejak tahun 1999, Wali Kota New York saat itu Rudolph Giuliani memberi saran yang sama saat gelombang panas.
Di Texas, yang pernah mati listrik massal, badan energi setempat ERCOT sudah minta warganya menghemat listrik dengan atur termostat Gubernur Texas, Greg Abbott, tahun 2015 bilang orang Texas harus melakukan hal sederhana untuk kurangi pemakaian listrik.
Suhu 78 derajat ini jadi patokan karena organisasi seperti Energy Star (dan dulu Departemen Energi) sejak puluhan tahun sudah bilang itu suhu yang pas antara nyaman dan hemat. Aturan ini sudah ada sejak 1979, waktu Presiden Jimmy Carter mewajibkan suhu yang sama di gedung-gedung pemerintah saat krisis energi.