Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pentingnya kerja sama yang lebih kuat antara pemerintah pusat dan daerah untuk membangun kota yang tangguh. Kota-kota ini harus bisa menghadapi tantangan pembangunan di masa depan.
“Kita harus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun kota yang tangguh, modern, dan produktif. Kota seperti ini bisa menjawab tantangan pembangunan ke depan,” kata AHY setelah menutup Rapat Kerja Nasional APEKSI ke-18 di Medan, Kamis.
Menurutnya, kerja sama seperti ini makin penting karena banyak kota di Indonesia menghadapi tantangan, seperti urbanisasi yang cepat dan kebutuhan infrastruktur dasar yang terus meningkat.
AHY juga mengatakan pembangunan infrastruktur dan konektivitas antar daerah harus semakin diperkuat. Hal ini bertujuan untuk menciptakan pusat pertumbuhan ekonomi baru yang sesuai dengan potensi unik setiap daerah.
Ia menambahkan, pembangunan kota yang sukses tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja. Perlu kerja sama erat antara pusat, daerah, kementerian, lembaga, akademisi, sektor swasta, dan masyarakat setempat.
“Pembangunan kota harus dilakukan bersama-sama, mulai dari perencanaan, pelaksanaan, sampai pengawasan di lapangan. Kolaborasi yang baik akan memaksimalkan hasil pembangunan,” ujarnya.
AHY berharap APEKSI selalu menjadi wadah bagi pemerintah kota di Indonesia untuk bertukar ilmu, berbagi praktik terbaik, dan memperkuat kerja sama dalam meningkatkan tata kelola serta pembangunan kota.
Pemerintah pusat juga akan terus meningkatkan koordinasi antar kementerian dan lembaga dalam tata ruang, pertanahan, pembangunan infrastruktur fisik, dan pembangunan daerah yang seimbang. Tujuannya agar pembangunan perkotaan di Indonesia semakin berkelanjutan dan berkualitas.