Review Lenovo Legion Tower 7i Gen 10: Performa Bertenaga, Jangan Tergoda Gaya Tangan-Pertama

Lenovo Legion Tower 7i Gen 10 – Ulasan Sederhana

Kelebihan:

  • Performa keseluruhan sangat bagus
  • Tampilannya keren
  • Main game 4K dengan lancar
  • Suara kipas tenang

    Kekurangan:

  • Harga sering bikin bingung
  • Kecepatan penyimpanan biasa saja
  • Pelindung debu kurang baik

    Lenovo Legion Tower 7i Gen 10 ini adalah PC gaming yang tampilannya bagus dan bertenaga. Lenovo memang jago bikin PC yang bisa bersaing dengan merek lain seperti Velocity Micro Raptor Z95A.

    Sayangnya, harga Lenovo sering berubah-ubah. Kadang harganya jauh lebih murah dari PC saingan, tapi kadang sama mahalnya. Kalau lagi mahal, kekurangan PC ini jadi lebih terlihat, seperti penyaring debu yang hampir tidak ada, memori yang standar banget, dan pilihan prosesor yang kurang cocok untuk gaming 1080p. Secara keseluruhan, sih, PC ini tetap menarik.

    Unit yang kami ulas punya spesifikasi berikut: Harga $4.749, ukuran 42 liter, motherboard Lenovo Z890 ATX, prosesor Intel Core Ultra 9 285K, RAM 64GB, kartu grafis Nvidia GeForce RTX 5080, penyimpanan 1TB SSD, dan Windows 11 Home. Tapi masalahnya, konsfigurasi persis seperti ini tidak dijual langsung oleh Lenovo.

    Soal performa, PC ini sangat kencang. Skor di Geekbench 6 dan Cinebench R24 bagus. Dengan sistem pendingin cairan 360mm, suhu prosesor tetap terjaga dan kipasnya tetap tenang. Untuk game 4K, PC ini luar biasa. Shadow of the Tomb Raider di 4K dapat 154 frame per detik, dan Guardians of the Galaxy di 4K dapat 178 fps. Tapi untuk game kompetitif, terutama di resolusi rendah, prosesor Intel agak ketinggalan dibandingkan prosesor AMD Ryzen 9 9950X3D.

    Lenovo agak pelit dengan penyimpanan. Dua drive SSD yang digunakan kurang kencang dibanding kompetitor, sehingga performa baca-tulisnya tidak maksimal. Untungnya, ada satu slot M.2 kosong untuk dipasang sendiri.

    Dari segi desain, tampilannya mirip generasi sebelumnya: gelap dengan gril depan yang khas. Ada port USB-C di depan, tapi pelindung debunya masih buruk. Debu halus bisa masuk lewat gril, dan kipas akan menyebarkannya ke radiator. Sistem kabel sudah rapi dan pencahayaan RGB-nya bagus.

    Untuk upgrade, PC ini sedikit rumit karena ruang di dalam sempit. Tersedia slot RAM tambahan dan dudukan untuk hard drive, tapi dan power supply tidak mudah diakses dengan mudah.

    Konektivitasnya lengkap dengan port Thunderbolt 4, LAN 2.5G, dan Wi-Fi 6E yang stabil.

    Kesimpulannya, PC ini kuat dan keren. Tapi pastikan kamu mendapatkannya dengan harga miring, dengan melakukan riset di beberapa toko sebelum

MEMBACA  Apple Maps Kemungkinan Akan Menampilkan Iklan Tahun Depan

Tinggalkan komentar