Saham CoreWeave (CRWV) kehilangan momentum setelah naik sangat tinggi di awal tahun ini. Dalam seminggu terakhir, sahamnya turun lebih dari 18% dan turun lebih dari 40% dari harga tertinggi dalam 52 minggu. Meskipun penurunan tajam ini mungkin terlihat seperti kesempatan bagus untuk membeli, investor harus berpikir dua kali sebelum terburu-buru.
Kenaikan saham perusahaan penyedia infrastruktur AI ini didorong oleh banyaknya pelanggan besar yang didapatkan. Pada kuartal pertama, CoreWeave berhasil menjadikan Anthropic sebagai pelanggan untuk mendukung pengembangan model AI Claude mereka. Perusahaan juga memperluas hubungan dengan Meta (META) dan mendapatkan beberapa pesanan baru, termasuk kesepakatan senilai $21 miliar yang sudah diumumkan sebelumnya.
Kemitraan CoreWeave dengan pengembang model AI terkemuka dan perusahaan AI besar memperkuat posisi mereka di pasar. Hal ini diharapkan bisa memperbesar kontrak yang sudah ditandatangani sehingga pendapatan di masa depan lebih jelas terlihat.
Namun, CoreWeave terus menjalankan strategi ekspansi yang agresif dan membutuhkan investasi modal yang sangat besar. Akibatnya, pengeluaran uang tunai mereka tinggi dan risiko keuangan meningkat. Kekhawatiran ini membuat investor ragu meskipun bisnis perusahaan sedang bagus.
Jadi, apakah penurunan harga saham ini adalah kesempatan membeli yang bagus, atau apakah pasar sudah benar menilai risikonya? Berikut yang perlu diketahui investor.
CoreWeave Memberikan Hasil Kuartal Pertama yang Solid, Tapi Kerugian Terus Bertambah
CoreWeave mencatat pertumbuhan pendapatan yang luar biasa di kuartal pertama, yang menunjukkan bahwa permintaan untuk infrastruktur AI masih kuat. Yang lebih penting, basis pelanggan yang terus bertambah berarti pertumbuhan CoreWeave tidak hanya bergantung pada sedikit pelanggan saja.
Di kuartal pertama, CoreWeave menghasilkan pendapatan $2,1 miliar, naik 112% dibandingkan tahun lalu dan naik 32% dari kuartal sebelumnya. Ini didorong oleh penambahan kapasitas komputasi baru. Permintaan pelanggan sangat kuat, dengan perusahaan menandatangani komitmen baru senilai lebih dari $40 miliar selama kuartal tersebut.
Pemesanan ini membuat total kontrak pendapatan CoreWeave menjadi $99,4 miliar. Jumlah ini naik hampir 50% dari kuartal sebelumnya dan hampir empat kali lipat dari tahun lalu. Penting untuk dicatat, 36% dari kontrak itu diperkirakan akan diakui dalam dua tahun, dan 75% dalam empat tahun. Ini memberikan gambaran pendapatan yang jelas.
Kualitas pelanggan juga meningkat. Komitmen dari perusahaan rintisan AI dan pengembang AI yang tidak investasi-grade sekarang hanya kurang dari 30% dari total kontrak, sementara kontrak baru rata-rata berjangka waktu lima tahun. Perusahaan sekarang juga memiliki 10 pelanggan dengan komitmen masing-masing di atas $1 miliar, artinya permintaan semakin beragam.
Namun, masalah profitabilitas masih besar. Kerugian bersih yang disesuaikan melebar menjadi $589 juta dari $150 juta pada kuartal yang sama tahun lalu. Ini karena CoreWeave terus berinvestasi besar-besaran untuk memperluas kapasitas.
Manajemen juga menaikkan perkiraan belanja modal untuk tahun penuh menjadi $31 miliar hingga $35 miliar, karena biaya komponen yang lebih tinggi. Ini menunjukkan tekanan pada margin laba dalam waktu dekat akan terus berlanjut.
Kesimpulan: Kenapa Harus Hati-hati dengan Saham CRWV
CoreWeave terus menunjukkan pertumbuhan pendapatan yang mengesankan, didukung oleh kontrak yang bertambah cepat, pelanggan baru berkualitas tinggi, dan hubungan yang lebih dalam dengan pelanggan lama. Manajemen juga mengatakan bahwa kuartal pertama adalah titik terendah untuk margin laba, dan ke depannya akan ada perbaikan.
Ke depannya, CoreWeave memperkirakan pendapatan kuartal kedua antara $2,45 miliar hingga $2,6 miliar, dan menaikkan target pendapatan tahunan pada 2026 menjadi $18 miliar-$19 miliar. Manajemen juga yakin bisa mencapai pendapatan tahunan di atas $30 miliar pada akhir 2027, dengan lebih dari 75% dari target itu sudah didukung oleh kontrak yang ditandatangani.
Analis Wall Street saat ini memberikan konsensus "Moderate Buy" untuk saham CRWV. Namun meskipun prospek pertumbuhannya masih bagus, belanja modal yang besar, kerugian yang melebar, dan potensi investor dirugikan jika perusahaan menerbitkan saham baru bisa terus membebani saham, meskipun pendapatan tumbuh dengan cepat.