Juara bertahan putra, Jannik Sinner, dan unggulan teratas putri, Aryna Sabalenka, sama-sama datang ke Wimbledon dengan sejumlah tanda tanya. Namun, keduanya berhasil menjawab keraguan tersebut lewat kemenangan yang sangat berbeda di babak pertama.
Sinner dari Italia bermain untuk pertama kalinya sejak kekalahan mengejutkan di babak kedua Perancis Terbuka. Ia benar-benar digeber oleh Miomir Kecmanovic dari Serbia, namun akhirnya menang 4-6, 6-3, 6-7(6), 6-2, 6-3 pada Senin.
Sementara itu, Sabalenka, yang meninggalkan Paris dalam “kegelapan yang dalam” setelah kehilangan 10 game terakhir di perempat final, melenggang mulus ke babak berikutnya. Ia mengalahkan pemain kualifikasi Serbia, Teodora Kostovic, dengan skor 6-2, 6-3 di Centre Court.
Meski Sinner, petenis nomor satu dunia yang sangat diunggulkan karena absennya Carlos Alcaraz, masih bisa bertahan, beberapa unggulan harus tersingkir lebih awal.
Unggulan ke-11 asal Norwegia, Casper Ruud, mendapat undian sulit melawan Hubert Hurkacz yang tangguh. Ia pun kalah 6-4, 6-2, 7-6(7). Unggulan ke-12, Andrey Rublev, juga harus mengakui keunggulan rekan senegaranya, Roman Safiullin, dalam pertarungan lima set, termasuk tiebreak set penentuan yang berakhir 14-12, meski sebelumnya ia sempat memiliki dua match point.
Kekecewaan juga dialami finalis tak terduga Perancis Terbuka, Maja Chwalinska. Ia cedera saat berada di match point dan akhirnya kalah 2-6, 7-5, 6-2 dari pemain kualifikasi asal Thailand.
Sejumlah unggulan putri berhasil melaju di hari yang jauh lebih dingin dibandingkan gelombang panas pekan lalu di London. Naomi Osaka dari Jepang kembali tampil memukau dengan mengenakan kimono putih ala Kill Bill. Unggulan ke-14 itu mengalahkan Elsa Jacquemot 6-1, 7-5. Unggulan keempat asal Amerika, Jessica Pegula, menang atas Darja Vidmanova, sementara juara baru Perancis Terbuka, Mirra Andreeva (unggulan kelima), juga menang.
Harapan tuan rumah pupus.
Ini adalah hari yang suram bagi para petenis Inggris. Mereka gagal meraih satu kemenangan pun. Total 21 petenis tampil di babak pertama. Namun setelah Emma Raducanu mundur karena cedera, Jack Draper juga menyusul pada hari yang sama. Sepuluh petenis Inggris kalah, termasuk petenis nomor satu Inggris, Cameron Norrie, yang dikalahkan oleh Michael Zheng.
Keruntuhan Sinner di Perancis Terbuka memang sempat menimbulkan pertanyaan tentang ketahanannya. Namun pertandingan ini menjadi jawabannya. Sinner mencatat kemenangan ke-94 di Grand Slam, menyamai rekor Italia milik Nicola Pietrangeli, dan ia mengeluarkan banyak keringat dan sedikit darah. “Lumayan sulit di awal. Saya tidak bermain maksimal. Saya senang bisa berbalik,” katanya. “Saya kira kakiku tidak cedera serius.”
Dari generasi baru.
Laga pengganti tiket wildcard saat Raducanu tak bermain, Harriet Dart harus mengakui keunggulan Jelena Ostapenko. Kemudian, Daniil Medvedev langsung menghabisi Marin Cilic. Cabaran menyenangkan muncul di hari pertama saat petenis muda tampil. Joao Fonseca dari Brasil mengalahkan Roberto Bautista Agut. Satu lagi, remaja asal Spanyol, Rafael Jodar, yang masih 19 tahun dan merupakan juara Perancis Terbuka junior tahun lalu, membuat debut impresif.